POJOKSATU.ID – Kasus korupsi PT Pertamina belum lama ini menyeret salah satu tokoh politik penting.
Yang mana, eks Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut menanggapi kasus tersebut.
Ahok menyampaikan bahwa dirinya pernah menyinggung Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.
Baca Juga: Karina Soerbakti Dukung Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran Pendidikan
“Si Riva itu pernah gua maki, kalau gua Dirut, udah gua pecat lo,” ucapnya yang dikutip Pojoksatu.id dari akun X milik @JhonSitorus_18.
Berdasarkan informasi dihimpun, hal ini disampaikan Ahok saat dirinya masih menjabat sebagai Komut PT Pertamina.
Yang mana, dirinya mengetahui adanya permainan jahat dalam putaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
Baca Juga: Mau Mendapatkan Tunjangan Khusus bagi Guru Non ASN? Begini Persyaratan dan Prosesnya!
Oleh karena itu, eks Gubernur DKI Jakarta ini siap mengungkap sindikat mafia apabila dibutuhkan oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).
Bukan tanpa sebab, dirinya mengambil langkah tegas lantaran hasil dana korupsi para pejabat PT Pertamina disinyalir mencapai Rp1 kuadraliun.
Tentu, nominal angka yang berhasil diraup oleh para koruptor ini menambah jejak kriminal baru di lingkungan BUMN.
Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina: Ahok Siap Bantu Kejagung Bongkar Sindikat Mafia
Namun, eks Gubernur DKI Jakarta ini meminta satu syarat dalam penanganan kasus korupsi PT Pertamina.
Yang mana, dirinya meminta agar persidangan kasus korupsi minyak mentah itu dilakukan secara terbuka.
“Saya siap kalau dipanggil jaksa. Saya senang membantu, dan saya mau kalau sidang ini digelar secara terbuka,” jelasnya.
Tidak heran, pernyataan Ahok ini sontak menarik perhatian publik dalam putaran kasus korupsi PT Pertamina.
Terlebih, Ahok menyampaikan ingin mengungkap kasus tersebut dengan sistem Pengadilan sidang terbuka.
“Ahok itu seorang diri. Membela kebenaran. Melawan mereka ribuan orang. Mari kita renungkan,” cuit @JohardiKoswara.
Baca Juga: Aturan Terbaru Besaran Tunjangan Profesi dan Tunjangan Khusus bagi Guru Non ASN
“Ada statemen pak Ahok yg mengatakan jika pemerintah gak berani membongkar skandal korupsi ini berarti cuman mau ganti org2 mereka aja,” ketik @eljaimcity. ***



