POJOKSATU.id — Masyarakat Jakarta diperkirakan tidak lama lagi bisa menikmati akses perjalanan yang lebih cepat menuju pusat kota melalui layanan transportasi massal terbaru.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini terus mempercepat pembangunan LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai guna memperkuat sistem transportasi publik yang saling terhubung di ibu kota.
Apabila proyek ini rampung sesuai target, perjalanan dari Kelapa Gading menuju Stasiun Manggarai diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar 26 hingga 27 menit menggunakan LRT.
Baca Juga: Bank BTN Buka Rekrutmen Besar 2026, Ada Posisi ODP hingga Teller untuk Lulusan D3-S1
Durasi tersebut dinilai jauh lebih efisien dibandingkan waktu tempuh kendaraan pribadi, terutama ketika Jakarta mengalami kepadatan lalu lintas pada jam berangkat dan pulang kerja.
Selain menawarkan perjalanan yang lebih cepat, masyarakat juga mulai menyoroti potensi tarif LRT untuk jalur baru tersebut.
Hingga kini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mengumumkan besaran tarif resmi LRT Velodrome-Manggarai.
Baca Juga: Job Fair Jakarta Utara 2026 Buka 42 Perusahaan, Ribuan Lowongan Kerja Siap Menanti Pencari Kerja
Namun, banyak warga berharap tarifnya tetap terjangkau seperti layanan LRT Jakarta yang saat ini berlaku sehingga semakin menarik minat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menyebut pembangunan jalur Velodrome-Manggarai memiliki peran strategis dalam pengembangan transportasi perkotaan karena akan memperkuat integrasi antarmoda dari wilayah timur menuju pusat Jakarta.
Menurut Chico, lintasan ini nantinya menjadi tulang punggung atau backbone integrasi transportasi pada koridor timur-pusat Jakarta.
Baca Juga: Tol Sentul Selatan–Karawang Barat Segera Dibangun, Nilai Investasi Capai Rp34,75 Triliun
"Perjalanan dari Kelapa Gading ke Manggarai hanya sekitar 26-27 menit, jauh lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi di jam sibuk," ujar Chico Hakim.
Ia menjelaskan, jalur tersebut akan menghubungkan kawasan Velodrome di Rawamangun secara langsung dengan Manggarai yang selama ini dikenal sebagai pusat integrasi berbagai moda transportasi atau super hub.
" Menghubungkan Velodrome (Rawamangun) langsung ke Manggarai sebagai super hub (KRL, Kereta Jarak Jauh, TransJakarta, dan lainnya).
Proyeksi penumpang setelah beroperasi penuh mencapai hingga 80.000 orang per hari, secara bertahap," kata Chico.
Baca Juga: Kemenag Peringatkan Modus Penipuan Daftar Nikah, Catut Nama KUA hingga Minta Bayar via QRIS
Lebih lanjut, Chico menilai kehadiran LRT Velodrome-Manggarai diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan yang selama ini kerap dipadati kendaraan, seperti Jalan Pramuka, Jalan Pemuda, kawasan Matraman, hingga Manggarai.
Tak hanya itu, proyek ini juga diproyeksikan memperkuat konektivitas antarmoda sehingga perpindahan masyarakat antartransportasi umum menjadi lebih mudah dan efisien.
"Meski pembangunan menyebabkan kemacetan sementara, manfaat jangka panjangnya sangat besar dalam mengurai kemacetan Jakarta," ucap Chico.
Baca Juga: Resep Sayur Asem Lompong Talas, Kuah Segar Pedasnya Bikin Nagih
Di sisi lain, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B kini telah memasuki tahap testing and commissioning yang berlangsung pada Selasa-Rabu, 29-30 April 2026.
Uji coba dilakukan di jalur sepanjang 3,6 kilometer yang membentang dari Velodrome hingga Pasar Pramuka sebagai bagian dari rangkaian persiapan operasional.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh sistem dapat berfungsi secara optimal dan aman sebelum dibuka untuk masyarakat.
Pengujian dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari lintasan rel, sistem persinyalan, kelistrikan, hingga integrasi operasional.
Baca Juga: Sejarah Universitas HKBP Nommensen, Berawal dari Sinode hingga Jadi Kampus Besar di Sumatera
Saat ini, progres pembangunan proyek yang digarap oleh Waskita Karya dilaporkan telah melampaui 90 persen.
Jika beroperasi penuh, layanan ini diharapkan mampu mengangkut puluhan ribu penumpang setiap hari sekaligus memperkuat jaringan transportasi publik Jakarta.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berharap seluruh proses pengujian dapat selesai tepat waktu sehingga layanan LRT menuju Manggarai bisa segera diresmikan sesuai target pada Agustus 2026.
"Harapan saya, nanti Agustus begitu diresmikan akan beroperasi sepenuhnya," tutur Pramono.***




