POJOKSATU.id, JAKARTA—Agama Rahul Pinem (24), petinju atau petarung MMA yang bunuh diri di Bandung, akhirnya diketahui secara pasti dari data-data dan pemakamannya.

Dari foto pemakamannya di Desa Mbetong, Juhar, Karo, Sumut, terlihat foto atlet MMA Rahul Pinem ini diapit kedua orangtua dan kerabatnya yang memakai adat Karo.

Ibunya terlihat memakai jilbab hitam, persis berada di samping foto anaknya. Ya, Rahul Pinem dipastikan beragama Islam.

Selain dari foto pemakamannya di Kabupaten Karo yang digelar Senin (3/6), dari identitas pribadi hasil pemeriksaan aparat, Rahul Pinem beragama Islam.

Baca Juga: Beredar Video Rahul Pinem Petarung MMA Diduga Bunuh Diri Lompat dari Hotel di Bandung

Dari data yang beredar di media sosial yang diduga merupakan laporan pemeriksaan aparat dan salah satunya diunggah akun Berita Karo Simalem seperti dilihat Pojoksatu.id, Selasa (4/6/2024), terlihat jelas peristiwa dan identitas korban dan saksi salah satu kejadian tragis di apartemen atau hotel di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung itu.

Rahul Pinem disebut melakukan aksi bunuh diri di Lantai LG Hotel Wood Parahyangan Residen, Sabtu (1/6/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban bernama Rahul Pinem yang lahir di Desa Mbetong 4 Maret 2000.

Pekerjaan Rahul dicatat sebagai wiraswasta. Agamanya Islam dan beralamat di Jalan Tebet Barat II C, RT 04/02 Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Kronologi Rahul Pinem Petarung MMA Diduga Bunuh Diri Lompat dari Hotel di Bandung

Sementara yang menjadi saksi dalam kejadian ini seperti terlihat dalam LP aparat itu antara lain Rita (52) yang merupakan Manajer Hotel Wood. Kemudian Apep Tatang Hernawan yang merupakan pelatih boxing korban dan Badai Haraingos.

Saksi Rita sempat menghampiri korban yang sudah jongkok di atas Parapet Selasar Lantai LG Hotel Wood.

Dan Rita berusaha membujuk korban untuk turun di Parapet tersebut, namun korban menolak dan korban memberikan HP korban ke saksi untuk menghubungi pacarnya yang belum diketahui namanya dan seorang perempuan bernama Mamah Sarah.

Namun setelah ditelpon oleh Rita, kedua nomor itu tidak nyambung atau Hp-nya tidak aktif.

Baca Juga: Diduga Pacar Rahul Pinem, Sosok Ini Mendadak Tutup Kolom Komentar Akun Instagramnya

Namun Rita terus membujuk korban untuk turun dan korban hanya akan turun jika bertemu dengan pacarnya.

Kalau tidak ketemu dengan pacarnya, korban akan loncat.

Kemudian Rita melalui bantuan Petugas Damkar menghubungi kontak terakhir yang ada di HP korban yaitu Apep Tatang Hernawan, yang merupakan pelatih boxing korban.

Menurut keterangan Apep Tatang Hernawan, setelah dia dihubungi oleh manajemen hotel perihal kejadian tersebut, sekira pukul 14.00 WIB, Apep datang ke TKP dan langsung bertemu korban.

Apep bersama tim Damkar berusaha membujuknya untuk segera turun dari Parapet Hotel, namun korban tetap menolak dan bilang jangan mendekat. Korban hanya ingin bertemu dengan pacarnya, jika tidak dia akan loncat.

Setelah itu beberapa upaya pencegahan dilakukan namun tidak ada hasil. Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB, akhirnya korban melompat terjun ke bawah hingga kepala korban terbentur ke lapangan basket yang ada di bawahnya.***