POJOKSATU.id, KAPUAS—Penemuan diduga jasad mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalsel, Aditya Dharma Santoso, dikuatkan dengan barang milik korban di lokasi.

Dari kronologinya terungkap bahwa jasad Aditya Dharma Santoso ditemukan pertama kali oleh lima warga yang sedang merintis jalan di Hutan Penghijauan PT Asmin.

Belum jelas bagaimana ceritanya korban sampai meninggal di lokasi. Namun ciri-ciri tengkorak ini mirip dengan Aditya Dharma Santoso, mahasiswa ULM Banjarmasin yang hilang 5 bulan lalu atau Kamis (2/5/2024).

Baca Juga: Guru Madrasah dan PAI Merapat.. Kementerian Agama Siapkan PPG Dalam Jabatan Batch 2 Tahun 2024, Sudah Mulai LAPOR DIRI

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban ditemukan pertama kali dalam posisi terlentang oleh masyarakat yang melakukan perintisan jalan di wilayah hutan penghijauan PT Asmin, Desa Sei Ahas, Sabtu (12/10) sekitar pukul 07.45 WIB.

Selain tengkorak, di sekitar lokasi juga ditemukan beberapa barang yang diduga milik Aditya, seperti kaos berwarna merah dan celana jeans yang mirip dikenakan oleh korban Aditya saat dilaporkan hilang di hutan itu.

Serta diperkuat dengan adanya sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi yang sama persis dengan milik mahasiswa ULM tersebut.

Baca Juga: DIBUKA Hingga 21 Oktober, Kemenag Rilis Jadwal AKGTK Madrasah Periode 2 Tahun 2024, WAJIB DIIKUTI Kepala Madrasah, Pengawas dan Guru Madrasah

Sosok Aditya Dharma Santoso

Aditya Dharma Santoso merupakan mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM, menghilang secara misterius saat melakukan kegiatan Geotagging di Hutan Desa Sei Ahas, bulan Mei lalu.

Padahal dia bersama-sama dengan rekannya melakukan kegiatan Geotagging. Belum jelas awal mula Aditya dinyatakan hilang. Apakah karena terpisah dengan rombongan atau hal lainnya.

Kejadian ini langsung bikin gempar dan jadi perbincangan hangat di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Aditya Dharma Santosa, hilang di Desa Sei Ahas, Kecamatan Mantangai, Kamis (2/5/2024) lalu, sekitar pukul 16:00 WIB.

Setelah Aditya dilaporkan hilang, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Mulai dari Basarnas, TNI, Polri, hingga warga sekitar, semua ikut terlibat dalam upaya menemukan Aditya. Berbagai cara udah dicoba, tapi sayangnya belum ada hasil yang memuaskan.***