POJOKSATU.id, JAKARTA — Tanpa menyebut nama Ganjar Pranowo, adik Prabowo Subianto yang bernama Hashim Djojohadikusumo, menyindir keras capres 2024 yang hobi nonton bokep.

Hashim yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini menyebut karakter Prabowo jelas yaitu naik kuda dan membaca buku. Dimana ribuan buku sudah dia baca atau bisa 2-3 buku dalam seminggu.

Sindiran Hashim kepada salah seorang capres 2024 ini disampaikan saat hadir dalam pelantikan dan deklarasi Relawan Prabowo Mania 08 Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (20/5/2023).

Hashim menyinggung tiga hal penting yang dimiliki Prabowo Subianto dibanding dua capres yang saat ini beredar di publik.

Menurutnya, karakter Prabowo jelas beda di antara tiga kandidat yang muncul saat ini.

Baca Juga :

Gibran Rakabuming Raka Dipanggil Sekjen PDIP Usai Relawannya Buat Dukungan ke Prabowo

"Tapi kembali ke karakter. Bagi yang melanjutkan, Pak Prabowo hobinya naik kuda, membaca buku, itu hobi berat. Ribuan buku dia baca, bisa 2-3 buku seminggu," kata adik dari Prabowo Subianto tersebut.

Hashim menyinggung adanya figur capres yang punya hobi nonton bokep.

“Yang satu lagi kandidatnya suka bokep, sampai sekarang tidak menyesal dan belum menarik pernyataannya ya sampai sekarang,” katanya.

“Kesimpulan kita itu di dalam video dia suka bokep. Ya oke. Tergantung siapa yang mau milih," sambungnya.

Hashim mengaku tidak tahu apa itu bokep dan sempat menduga itu istilah lama. Tapi ternyata setelah melihat atau melakukan searching di kamus Google, ternyata arti bokep itu ada.

Dia juga menyebut Prabowo sosok yang pro-olahraga. Di antaranya menjadi Ketum Persatuan Pencak Silat Indonesia hingga cinta sepakbola.

Adik kandung Prabowo ini lalu menyebut prestasi pencak silat sebagai juara umum SEA Games. Dimana semua itu merupakan uang pribadi Prabowo selama hampir 20 tahun melakukan pembinaan.

"Terus olahraga bola. Yang satu lagi lawan Prabowo pesaingnya antibola Indonesia, antibola nasional,” katanya.

Dia mengaku kecewa soal batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 baru-baru ini.

“Kapan lagi anak-anak dan cucu saya yang suka nonton bola, kapan lagi Indonesia tuan rumah dan untuk alasan tertentu yang tidak masuk akal,” katanya.

“Lawannya Prabowo ikut menggagalkan piala dunia," lanjut Hashim.

Presiden Prabowo Mania 08 Immanuel Ebenezer lalu ikut menimpali dengan menyebut hal itu merusak masa depan sepakbola Indonesia.

Selain dua hal itu, Hashim juga menyebut Prabowo Subianto bukan petugas partai, melainkan petugas rakyat Indonesia.

"Ini penting, yang satu petugas partai, sudah jelas dia menerima amanat petugas partai. Prabowo adalah pelayan rakyat, petugas rakyat, pengabdi,” katanya. (ikror/pojoksatu)