POJOKSATU.id - Rekonstruksi kasus Subang yang digelar hari ini, Rabu 22 November 2023, ternyata membuat siswa SMA satu sekolah kena imbasnya.

Polda Jabar menggelar rekonstruksi kasus Subang langsung di tempat kejadian perkara atau TKP.

Yakni di rumah yang ditempati kedua korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, di Kampung Ciseuti, Jalancagak, Subang.

Baca Juga: Jasa Pembuatan Website Terpercaya di Jogja, Raih Peluang Pasar Online Sekarang!

Hal itu ternyata berdampak pada SMA Negeri 1 Jalancagak yang berada tepat di depan TKP.

Akibat rekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak isu, pihak sekolah langsung memulangkan seluruh siswanya.

"Hari ini sekolah diliburin," ungkap Tiaz, salah seorang siswi SMAN 1 Jalancagak, dikutip pojoksatu.id dari pasundanekspres.co.

Baca Juga: Atasi Tubuh Kurang Energi dengan Pahami Malnutrisi Energi Protein, Ini Pencegahan dan Pengobatan yang Perlu Dilakukan

Pihak sekolah khawatir, jalannya rekonstruksi kasus Subang itu akan mengganggu jalannya proses belajar mengajar.

"Kata guru di sekolah katanya takut ganggu rekontruksi dan takut ganggu belajar kita juga,” sambungnya.

Tiaz juga menyebut bahwa sekolah diliburkan hanya untuk 1 hari ini saja karena bersamaan dengan rekonstruksi kasus Subang.

Baca Juga: Info Usulan Kuota PPPK 2024 untuk Tendik dan Honorer, Ini Kabar Baik yang harus Disebarkan

Meski begitu, proses belajar mengajar tetap dilakukan oleh siswa di rumah.

“Walaupun sekolahnya libur tapi kita belajarnya di rumah, soalnya tadi dikasih tugas juga sama wali kelas," tuturnya.

Sementara Nadira, siswa lainnya, berharap rekonstruksi kasus Subang bisa berjalan lancar dan secepatnya selesai.

"Bir kasus ini bisa cepat selesai. Soalnya kasihan juga ke korban kalau kasusnya berlarut-larut terus,” ungkapnya.

Baca Juga: RM, Jimin, V dan Jungkook Mulai Proses Wajib Militer, Empat Member BTS Itu Masuk Wamil Berbarengan

Terpisah, Direskrimum Polda Jabar, Kombes Surawan memastikan, rekonstruksi tersebut akan menghadirkan seluruh tersangka yang berjumlah 5 orang.

Ia menjelaskan bahwa adegan rekontruksi masih sama dengan pra rekontruksi pada Oktober 2023 lalu.

"Ada 95 adegan dan itu nanti diperankan oleh tersangka Danu," jelasnya, Rabu 22 November 2023 pagi, saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Ni De, Akankah Tiongkok vs Amerika?

Surawan memastikan, selain Danu, 4 tersangka lainnya juga akan dihadirkan.

"Yosep, Mimin, Arighi dan Abi juga kita undang agar hadir dalam rekontruksi hari ini," jelasnya.

Dengan kehadiran kelima tersangka, penyidik bisa mengungkap motif utama dari kasus yang baru terungkap 2 tahun setelah kejadian.

Baca Juga: Ghisca Debora Aritonang Tersangka Penipuan Tiket Konser Coldplay, Dihukum 4 Tahun Penjara

"Dengan kehadiran para tersangka, semoga bisa terungkap motif utamanya," pungkasnya.

Surawan mengakui sampai saat ini penyidik masih belum bisa mengungkap motif pembunuhan ibu dan anak di Subang itu.

Baca Juga: Anies Baswedan Janji Akan Bangun Stadion Seperti JIS di Makassar, TKN Prabowo-Gibran Bilang Begini

Akan tetapi penyidik yakin motif pembunuhan tersebut akan terungkap dalam rekonstruksi.

"Nanti diungkap dalam rekontruksi hari ini, ya," jawab dia.

Meski begitu, ada 3 fakta yang bisa saja menjadi motif dari kasus pembunuhan yang sudah berjalan 2 tahun itu.

Baca Juga: Susunan Timnas Amin di 38 Provinsi, Sumut dan Jakarta Cukup Mengejutkan

3 fakta tersebut, yakni mengenai sakit hati, pertengkaran korban Tuti dan Mimin (istri pertama dan istri kedua Yosep).

Sementara yang ketiga adalah keluhan masalah keuangan Yosep.

"Nanti ada peran masing-masing tersangka saat rekonstruksi," terangnya.

Baca Juga: Lembaga Bantuan Hukum Yusuf Laporkan Pasangan Capres-cawapres Prabowo-Gibran ke Bawaslu, Diduga Mobilisasi Kades Untuk Pilpres 2024

Surawan juga menyinggung perihal Tuti Suhartini yang sempat terlibat percekcokan dengan Mimin serta keluhan Yosep terkait keuangannya.

"Di antaranya mungkin itu (pembahasan soal keluhan Yosep tentang uang)," kata dia.***