POJOKSATU.id, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan anggotanya untuk mengawal dan mengamankan jalannya aksi APDESI agar berjalan aman dan tertib.

Pengawalan kali ini, pihak kepolisian menerjunkan 1.800 personil gabungan dari Polri dan TNI.

"Kami menerjunkan 1.800 personil gabungan untuk mengawal aksi ini," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro soal aksi APDESI ini, Selasa (5/12/2023).

Kombes Susatyo mengimbau agar massa untuk tertib dalam menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga: Identitas Lengkap Korban Selamat, Korban Teridentifikasi dan 18 Orang Belum Ditemukan Letusan Gunung Marapi

Ia juga mewanti-wanti para massa tidak ada yang masuk dan menutup jalan tol di depan Gedung DPR/MPR RI.

"Silakan sampaikan aspirasi secara tertib dan damai," tegasnya.

Selain itu, Kombes Susatyo juga mengingatkan kepada seluruh personil agar melakukan pengamanan dengan persuasif, humanis serta jangan sampai terpancing emosi sehingga melanggar aturan- aturan aksi.

"Pengamanan hari ini dengan persuasif, humanis serta jangan sampai terpancing emosi," ujarnya.

Baca Juga: Nama Dua Mahasiswa Politeknik Padang Ditemukan Meninggal Erupsi Marapi, 6 Orang Kawannya Belum Ditemukan

"Semoga aksi hari ini berjalan dengan aman, tertib dan lancar tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat lainnya," tandasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengimbau warga yang hendak menuju daerah Slipi dari arah Semanggi agar mencari alternatif jalan lain. Sebab, sedang ada unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/12/2023).

Imbauan ini disampaikan KBO Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Karosekali, melalui unggahan akun Instagram @tmcpoldametro, Selasa.

"Agar masyarakat yang akan melintas dari arah Semanggi menuju ke Slipi mencari rute alternatif lain dikarenakan di depan DPR/MPR sedang ada penyampaian pendapat," ujar Karosekali.***