POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru'yat, menyampaikan harapan sekaligus mengingatkan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024-2029 yang akan dilantik.
Achmad Ru'yat berharap agar anggota dewan yang baru segera memprioritaskan upaya mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) yang diberlakukan pemerintah pusat.
Hal ini dinilai penting untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan di wilayah-wilayah yang membutuhkan otonomi lebih.
“Mudah-mudahan ke depan pemekaran 9 CDOB Jabar yang sudah diketuk palu, dan kesepakatan politik antara Pj Gubernur dan DPRD Jawa Barat dapat diperjuangkan di tingkat pusat,” harap Achmad Ru’yat, Kota Bandung, Minggu (1/9/2024).
Achmad Ru'yat juga mengungkapkan bahwa Jawa Barat telah mengajukan sembilan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB), yaitu Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Bogor Timur, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Kabupaten Garut Utara, dan wilayah tambahan dari Kabupaten Subang Utara.
Usulan pembentukan sembilan CDOB tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Achmad Ru'yat berharap agar Pj Gubernur Jabar, Bey Triadi Machmudin, dapat berperan aktif dalam mengomunikasikan pentingnya CDOB ini ke pemerintah pusat.
Pembentukan CDOB ini diharapkan dapat mendorong pemerataan dan percepatan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Barat, serta mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
Dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa, upaya ini menjadi penting untuk menghadapi berbagai tantangan.
Selain fokus pada CDOB, Achmad Ru'yat juga berharap agar calon gubernur Jabar yang akan datang lebih memperhatikan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
“Penduduk Jawa Barat hampir 50 juta dan menjadi suatu tantangan kedepannya. Siapapun yang nanti terpilih menjadi gubernur Jabar harus lebih bisa memperhatikan rakyat kecil, peduli dengan rakyat kecil karena mereka menaruh harapan agar Jawa Barat lebih baik,” harapnya.***




