POJOKSATU.id - Abdul Ghofir, pria kelahiran Kendal pada 24 Desember 1989, adalah seorang alumni muda pekerja keras dari IPB University, Jurusan Manajemen Hutan. Ia memulai kuliahnya pada tahun 2007 dan menyelesaikannya pada tahun 2011.

Sebagai sosok yang gigih, Ghofir terus berjuang menghadapi berbagai rintangan. Meskipun banyak tantangan yang datang, ia tetap teguh menjalani hidup demi menggapai impiannya yang kini mulai terwujud.

Perjuangannya selama kuliah merupakan masa-masa yang selalu menjadi kenangan indah bagi dirinya, di mana setiap tantangan dan rintangan yang dihadapinya telah membentuknya menjadi pribadi yang lebih kuat dan tangguh.

Selama kuliah di IPB, ia mendapatkan beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) bantuan biaya pendidikan yang diberikan dan ditujukan bagi mahasiswa program diploma dan sarjana di berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia.

Terdapat beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk bisa mendapatkan beasiswa ini, terutama harus memperoleh IPK minimal 3.00 dan tidak boleh turun sampai akhir perkuliahan.

Hal ini menunjukkan bahwa Ghofir adalah mahasiswa yang cerdas dan pintar, sehingga ia mampu mempertahankan beasiswanya sampai akhir perkuliahan. Sebab tidak banyak kuota yang tersedia untuk bisa memperoleh beasiswa PPA ini.

Ketika mahasiswa, ia sudah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan kuliah dan kehidupan sehari-hari dengan mengajar Bimbel SMP, SMA serta ikut mengajar di program kampus mengajar buta aksara di kabupaten Bogor.

Hal demikian ia jalani dengan senang hati, sekaligus menjadikannya mahasiswa yang memiliki jiwa mengabdi, khususnya dalam memberantas buta aksara di negeri ini.

Dilihat dari titian karirnya, ia bukan orang pantang menyerah. Saat ini ia bekerja di Bank BRI (Bank Rakyat Indonesia) sebagai Sub Branch Office Head BRI KCP Kampus IPB, dan sebelumnya ia juga sebagai Sub Branch Office Head BRI KCP Sungai Durian.

Sub Branch Office Head bukanlah jabatan yang biasa, Sub Branch Office Head merupakan jabatan setingkat lebih rendah di bawah Branch Office Head.

Karir ini ia raih dengan berbagai rintangan dan ujian, dan kini ia telah berhasil atas perjuangannya selama ini. Terbukti, ia juga telah merintis usaha dalam bidang pertambangan yaitu PT. Brothers Silika di Sambas, Kalimantan Barat.

Pada Desember 2023, ia mendapati undangan sebagai speaker atau pembicara utama dalam sebuah program yang digagas oleh BRI Work Agro Hub IPB, yaitu diskusi Sunset Talk, yang diadakan di Gedung BRI Work Agro-Hub. JL. Raya Dramaga, Bogor. Dengan mengusung tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Usaha Pertanian Lewat Permodalan yang Tepat Guna”.

Ia menyampaikan mengenai faktor-faktor penting yang dapat menjadi pendorong awal pertumbuhan dalam usaha pertanian, terutama dalam mengoptimalkan program pemerintah.

“Ada berbagai hal dan faktor yang dapat menjadi pendorong awal pertumbuhan dalam usaha pertanian, termasuk melalui program pemerintah. Hal ini termasuk mendukung UMKM pertanian yang memiliki ambisi dan konsistensi untuk membangkitkan dunia pertanian, khususnya di kawasan Bogor,” ujarnya.

Abdul percaya bahwa dengan kolaborasi yang tepat antara berbagai pihak, industri pertanian di Indonesia dapat tumbuh lebih maju dan berkelanjutan.

Perjalanan hidup singkat Ghofir dapat menjadi teladan, dengan perjuangannya sebagai mahasiswa dan keberaniannya mengabdikan diri untuk pendidikan. Hingga hari ini, semua perjuangannya telah membuahkan hasil dengan rentetan karir yang bermanfaat bagi banyak orang.***