9 Inses dan Pernikahan Sedarah di Indonesia, Ada yang sampai Punya 2 Anak, Terbaru di Bukittinggi


POJOKSATU.id - Meski dilarang secara norma dan agama, faktanya inses yakni persetubuhan sedarah dan pernikahan sedarah memang ada di Indonesia.

Berdasarkan catatan, kasus inses ini kali pertama ditemukan pada Juli 2019 lalu di Lampung Utara.

Meski begitu banyak yang meyakini bahwa itu bukanlah inses pertama di Indonesia.

Sebab diyakini inses atau pernikahan sedarah sebelumnya sudah banyak terjadi di berbagai wilayah.

Hanya saja kasusnya tidak pernah terekspos atau diketahui oleh publik.

Terbaru adalah inses ibu dan anak kandung di Bukittinggi, Sumatera Barat, yang diungkap langsung Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar.

BACA JUGA: Heboh Ibu Setubuhi Anak Kandung di Bukittinggi, Sebelumnya Kakak-Adik di Pasaman sampai Hamil dan Melahirkan

Ironisnya, inses ibu dan anak di Bukittinggi itu sudah berlangsung selama 11 tahun lamanya.

Sementara kasus inses lainnya, juga dilakukan kakak-adik, seperti yang terjadi di Pasaman, Sumatera Barat yang terungkap pada 2020 lalu.

Dari sederet peristiwa inses itu, bahkan ada yang sampai memiliki 2 anak.

Berikut ini 9 inses dan pernikahan sedarah di Indonesia yang terungkap ke publik.

 

1. Lampung Utara


Kasus inses pertama yang terungkap ke publik terjadi di Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara pada 14 Juli 2019.

Hubungan terlarang ini dilakukan oleh kakak-adik berinisial JN yang berusia 30 tahun dengan NV yang berusia 19 tahun.

Kasus ini terbongkar setelah NV diketahui tengah hamil dengan usia kandungan 8 bulan.

Awalnya, ayah keduanya yang lama-lama menaruh curiga lantaran JN dn NV memiliki kedekatan yang tidak biasa.

Sang ayah pun mengingatkan kedua anaknya agar selalu mengingat bahwa mereka adalah kakak dan adik.

BACA JUGA: Geger Persetubuhan Ibu dan Anak Kandung, Walikota Bukittinggi Beberkan Fakta Menjijikan

Namun setiap dinasehati dan ditegur, JN dan VN selalu melawan.

Keduanya bahkan berusaha meyakinkan ayahnya bahwa hubungan mereka tidak lebih dari kakak dan adik.

Setelah kehamilan NV terbongkar, barulah diketahui bahwa anak dalam kandungan itu hasil hubungan dengan JN.

Dalam pengakuannya, baik JN maupun NV sama-sama mengaku bahwa hubungan terlarang itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

 

2. Bulukumba


Pada Juli 2019, warga Bulukumba, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan pernikahan sedarah.

Seorang pria berinisial A yang berusia 32 tahun menikahi adik kandungnya, F yang berusia 20 tahun.

Bahkan, A yang sudah memiliki istri ini nekat menikahi adiknya sendiri secara siri dan memboyongnya ke Balikpapan.

Kepada keluarga, keduanya mengaku akan bekerja di Balikpapan.

Namun A dan F justru melangsungkan pernikahan tanpa sepengetahuan istri sah S ataupun kedua orang tuanya.

Kasus ini terbongkar setelah diungkap Kepala KUA Ujung Loe.

Setelah kabar pernikahan sedarah itu diketahui keluarga dan warga, keduanya diusir dari tempat tinggalnya dan dijatuhi hukuman adat.

 

3. Luwu


Pernikahan sedarah juga terjadi di Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, juga pada Juli 2019.

Warga Desa Lamunre Tengah awalnya curiga kepada BI yang berusia 31 tahun memiliki 2 anak meski berstatus janda.

Kepada warga, BI selalu menjawab bahwa kedua anaknya itu adalah anak dari mantan suaminya.

BACA JUGA: Kasus Inses di Bukittinggi, Erman Safar : Miris, Padahal Mereka Keluarga Utuh yang Agamis 

Setelah diselidiki, BI ternyata menjalin hubungan terlarang dengan kakaknya sendiri, AA yang berusia 38 tahun.

Persetubuhan sedarah itu bahkan dilakukan BI dan AA tanpa adanya pernikahan.

Dari hasil pemeriksaan, AA nekat menikahi adiknya karena tak terima terus diejek sebagai perjaka tua.

Sementara BI kerap dicemooh karena 2 kali menjanda.

Berawal dari saling curhat, keduanya lantas menjalin hubungan inses.

 

4. Sukabumi


Pada 22 September 2019, kasus inses di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terbongkar berawal dari penemuan mayat bocah perempuan berusia 5 tahun.

Berdasarkan penyelidikan, korban selama ini tinggal bersama keluarga angkatnya di Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung.

Terungkap pula bahwa otak pembunuhan bocah malang itu tidak lain adalah SR, ibu angkat korban.

Dan terungkap pula bahwa SR melakukan inses dengan 2 putranya yang masih berusia 14 tahun dan 15 tahun.

Lebih mengerikan lagi, SR memerintah 2 anaknya memperkosa korban.

Setelah korban dihabisi, SR kemudian melakukan persetubuhan dengan 2 anak laki-lakinya.

Tidak kalah mengerikan persetubuhan terlarang itu dilakukan pelaku di dekat mayat korban.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku terinsipirasi karena kerap menonton film dewasa.

 

5. Pasaman


Hubungan inses juga pernah terungkap di Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Februari 2020.

Hal itu terungkap berawal dari penemuan mayat bayi di sebuah saluran air.

Hasil penyelidikan polisi ternyata mayat bayi itu dibuang oleh seorang siswi SMA berinisial SHF yang masih berusia 18 tahun.

BACA JUGA: Ayahnya Donorkan 500 Sperma, Pria Ini Takut Berjodoh dengan Saudaranya Sendiri

Kepada polisi, SHF mengaku bahwa bayi itu hasil hubungan badan dengan adiknya sendiri berinisial IK yang masih berusia 14 tahun.

SHF mengaku ia hanya 2 kali melakukan hubungan badan dengan adiknya sejak masih duduk di kelas 6 SD.

Akibat perbuatannya, SHF dijerat pasal pidana kekerasan terhadap anak yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 

6. Muara Enim


Inses ibu dan anak, IA (40) dan EP (20) terungkap setelah keduanya ditangkap Satnarkoba Polres Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Maret 2020.

Ironisnya, keduanya ditangkap polisi di sebuah rumah kontrakan setelah melakukan persetubuhan.

Ibu dan anak ini ditangkap polisi yang sudah mengincarnya karena menjadi pengedar sabu.

Kepada polisi, ibu dan anak ini mengaku hanya tinggal berdua di rumah kontrakan tersebut.

Sementara suami IA diketahui tengah merantau di Bengkulu. Sedangkan adik EP saat itu bersekolah di Palembang.

 

7. Sibolga


Hubungan sedarah juga pernah terjadi di Kelurahan Simare-mare, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada April 2020 lalu.

Terbongkarnya kasus ini setelah beredar video ibu dan anak tengah saling pijat memijat di dalam rumah.

Video itu direkam oleh salah seorang warga yang mendapat laporan bahwa ibu dan anak itu melakukan perzinahan.

BACA JUGA: Jangan Harap Ada di Indonesia, 5 Perbuatan Dosa Besar Seperti Ini Justru Diperbolehkan Negara Lain

Warga selama ini juga sudah menaruh curiga kepada ibu dan anak tersebut.

Keduanya bahkan dipanggil aparat desa setempat untuk dimediasi.

Akan tetapi warga yang sudah terbakar emosi langsung mengusir sang anak.

Sementara rumah sang ibu dilempari batu oleh warga.

 

8. Bitung


Beda lagi kasus inses di Bitung, Sulawesi Utara pada Juli 2020, yang dilakukan ibu dan anak berinisial R (51) dan TP (26).

Mulanya warga mendengar TP yang curhat kepada tantenya yang mengaku telah melakukan hubungan intim dengan ibu kandungnya, sebulan sebelumnya.

TP menyatakan saat itu dirinya tengah dalam pengaruh minuman keras.

Namun warga yang mendengar hal itu langsung tersulut emosi sehingga R dan TP nyarid diamuk massa.

Beruntung polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan keduanya ke Mapolsek Maesa dari amukan massa yang sudah marah.

 

9. Bukittinggi


Terbaru kasus inses di Bukittinggi, Sumatera Barat, yang diungkap Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, dan sudah berlangsung selama 11 tahun.

Saat itu sang ibu berusia 40 tahun sedangkan sang anak masih berusia 17 tahun atau masih SMA.

Disebutkan pula bahwa persetubuhan sedarah itu selama ini dilakukan di rumah.

BACA JUGA: Kakak Beradik Perkosa Adik Angkat, Ibu Cemburu Anak Angkat Dibunuh

"Bapaknya ada. Bapaknya usia 83 tahun di rumah. Satu rumah. Coba bayangin, dunia sudah tua," ungkap Erman Safar.

Erman Safar juga mengungkap bahwa keluarga tersebut memiliki latar belakang keluarga yang agamis.

Sang ibu dalam kesehariannya selalu mengenakan hijab syar'i.

Bahkan adik dari anak yang disetubuhi ibu kandungnya itu juga seorang penghafal Al Quran.

Erman Safar berujar, saat ini, pemuda tersebut telah dikarantina dan sudah berjalan sejak 5 bulan terakhir.

Itulah 9 inses dan pernikahan sedarah di Indonesia, ada yang sampai punya 2 anak, terbaru inses di Bukittinggi. (Guruh/Pojoksatu)