POJOKSATU.id - Badan lemas dan mudah mengantuk di tengah aktivitas Ramadhan menjadi keluhan yang sering dirasakan banyak orang.
Perubahan jadwal makan dan kewajiban bangun dini hari untuk sahur membuat pola tidur ikut berubah.
Jika tidak diatur dengan baik, kondisi ini bisa berdampak pada produktivitas harian.
Jam biologis tubuh yang terganggu membuat rasa kantuk datang di waktu yang tidak tepat.
Karena itu, penting untuk mengatur kembali waktu istirahat agar tubuh tetap bugar selama menjalani puasa. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan.
1. Hindari Begadang Tak Perlu
Begadang tanpa alasan mendesak dapat merusak pola tidur. Jika memungkinkan, hindari lembur atau aktivitas malam yang tidak penting.
Anda bisa menyelesaikan pekerjaan setelah sahur agar waktu tidur malam tetap terjaga.
2. Jaga Kualitas Tidur
Pastikan kamar dalam kondisi tenang dan minim cahaya. Suasana yang terlalu terang atau bising membuat otak tetap aktif sehingga tidur menjadi kurang nyenyak.
Gunakan penutup mata atau penyumbat telinga jika diperlukan.
3. Buat Jadwal Tidur dan Bangun yang Konsisten
Menentukan jam tidur dan bangun yang sama setiap hari membantu tubuh mengenali ritmenya.
Konsistensi membuat tubuh lebih mudah beradaptasi dengan perubahan jadwal selama puasa.
4. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman
Jauhkan perangkat elektronik sebelum tidur. Cahaya dari layar gadget dapat mengurangi produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk.
Baca Juga: Main Perang Peluru Jelly Berujung Maut, Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Perwira Polisi
Beri jeda minimal satu jam sebelum tidur tanpa layar.
5. Tidur Lebih Awal
Tidur setelah tarawih bisa menjadi pilihan bijak. Dengan tidur lebih awal, Anda tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum bangun sahur.
6. Manfaatkan Waktu Luang untuk Power Nap
Jika memungkinkan, lakukan tidur singkat selama 20–30 menit di siang hari.
Power nap efektif mengembalikan energi, namun jangan lebih dari 30 menit agar tidak membuat tubuh semakin lelah.
7. Perhatikan Pola Makan
Hindari makanan tinggi gula, terlalu pedas, atau berlebihan saat berbuka.
Pola makan yang sehat membantu tubuh lebih rileks sehingga tidur lebih berkualitas.
Baca Juga: Viral! Tiga Murid SD Boncengan Motor dan Ngebut di Jalan Raya, Netizen Langsung Murka
8. Cukupi Kebutuhan Air Putih
Tubuh yang terhidrasi dengan baik lebih mudah rileks dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi saat berbuka hingga sahur agar kualitas tidur tetap optimal.
9. Rutin Berolahraga
Olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda santai, atau peregangan dapat membantu tubuh tetap bugar.
Waktu terbaik berolahraga adalah menjelang berbuka atau setelahnya.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, rasa lemas dan kantuk berlebihan saat puasa bisa diminimalkan.
Mengatur tidur bukan hanya soal durasi, tetapi juga kualitas dan konsistensinya.
Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas.
Dengan pola tidur yang teratur dan gaya hidup sehat, tubuh tetap kuat menjalani aktivitas harian.
Disiplin menjaga waktu istirahat adalah kunci agar ibadah dan pekerjaan tetap berjalan seimbang selama bulan suci.***




