POJOKSATU.id, JAKARTA-- Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi pertemuan 8 pimpinan partai politik (parpol) yang menolak Pemilu sistem proporsional tertutup.
Langkah 8 ketua umum partai politik yang menyampaikan sikap menolak sistem proporsional tertutup ini disampaikan dalam pertemuan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2023).
Sikap 8 ketum parpol yang berlawanan dengan PDI Perjuangan ini ditanggapi santai oleh Sekjen PDIP.
Disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, pihaknya sangat menghormati pertemuan dan sikap tersebut.
Sama halnya dengan menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi yang sedang memproses gugatan terhadap UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Baca Juga :
Kecuali PDIP, 8 Ketum Parpol Kompak Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, Termasuk Parpol Koalisi Pemerintah
“Pertemuan yang ada di Hotel Dharmawangsa itu kita hormati sebagai bagian dalam tradisi demokrasi kita,” kata Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Minggu (8/1).
Dia mengatakan, adalah hal biasa untuk saling bertemu dalam dunia politik. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga melakukan banyak pertemuan, baik dengan rakyat maupun dengan elite nasional lainnya.
Yang membedakan adalah Megawati melakukan pertemuan dengan para ketua umum parpol tidak dalam pengertian terbuka.
“Beliau banyak melakukan dialog bangsa dan negara itu justru dalam suasana yang kontemplatif. Itu yang membedakan,” kata Sekjen PDIP Hasto. (ikror/rmol/pojoksatu)




