POJOKSATU.id, Medan - Pemerintah Kota Medan, mencatat saat ini cakupan Layanan Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Medan yang sudah terbangun dan beroperasi sebanyak 94.312 titik. Dengan rincian 20.963 titik diantaranya lampu LED. Dari luas sekitar 28.199 hektar, penerangan lampu jalan ini sudah mencakup 76 persen.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Dokumen Studi Kelayakan Proyek Revitalisasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Jenis LED dan Smart Roadway System Monitoring di Balai Kota Medan, Kamis (9/3).
Ditambahkannya lagi, saat ini dibutuhkan sekitar 124.038 titik LPJU, untuk memenuhi program Medan Terang. Pemko Medan akan melakukannya dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Melalui skema KPBU ini, kita berharap LPJU terpasang di seluruh wilayah administrasi Kota Medan. Apalagi saat ini ada sekitar 125.000 titik LPJU yang belum LED sehingga rekening listrik yang dibayarkan cukup tinggi. Pak Wali setuju, tapi sesuai arahan beliau agar tidak menggunakan proyek revitalisasi LPJU yang dilakukan nanti tidak menggunakan APBD Kota Medan,” kata Wiriya Alrahman.
Mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini, berharap adanya analisis terhadap aspek teknis, regulasi, keuangan, lingkungan, resiko, bentuk rekomendasi KPBU dan tindak lanjut dari proyek KPBU Alat Penerangan Jalan (APJ) Kota Medan dapat berjalan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mewujudkan Kota Medan yang berkah, maju dan kondusif.
Sementara itu Rudianto dari PT Cakra Buana Proteksindo selaku pemrakarsa dalam FGD tersebut menyampaikan Pembahasan Kajian Feasibility Study (FS) Proyek KPBU Unsolicited Alat Penerangan Jalan Kota Medan. Dikatakannya, ruang lingkup proyek yang akan dilakukan mencakup pembangunan, pengoperasian dan perawatan.
Dikatakan Rudianto, pembangunan yang dilakukan akan meliputi 122.388 titik APJ Listrik lengkap dan baru sebanyak 123.438 lampu. Selanjutnya 1.650 titik APJ tenaga surya lengkap dan baru 3.300 lampu. Dan 42 titik CCTV, speaker dan free Wifi. Kemudian, imbuhnya, smart system untuk APJ Listrik PLN, APJ tenaga Surya dan CCTV dalam Command Centre, termasuk ruang server serta pembongkaran 95.000 APJ eksisting.
Dalam FGD ini turut hadir Astu Gagono Kendarto dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Anton Tarigan (Kementerian Keuangan) dan Flonetta Adriana (PT Penjamin Infrastruktur Indonesia), Wiriya mengungkapkan, saat ini cakupan layanan penerangan jalan umum di Kota Medan yang memiliki luas sekitar 28.199 hektar adalah 76 persen. (TIK/pojoksatu)




