POJOKSATU.id, Kota Bandung - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, melantik 71 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi, Administrator, dan Pengawas di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Rabu (25/9/2024).

Rincian pelantikan ini mencakup 4 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi, 52 Jabatan Administrator, dan 15 Jabatan Pengawas.

Dalam sambutannya, Bey menekankan bahwa pengisian jabatan dilakukan melalui manajemen talenta yang mempertimbangkan berbagai aspek pendukung.

Ia juga menegaskan pentingnya kinerja yang lebih baik bagi pejabat yang dipromosikan.

Baca Juga: Oknum Guru Cabuli Murid di Gorontalo, Pacaran Sejak Tahun 2022, Pertama Begituan di Ruang Guru

"Promosi ini adalah hasil kerja keras Anda sendiri, dan kami percaya bahwa Anda akan bekerja lebih baik lagi di jabatan baru ini," ujar Bey.

Bagi pejabat yang mengalami mutasi, Bey berharap kesempatan ini dapat memperkaya pengalaman dan memperluas wawasan mereka.

"Mutasi ini bukanlah akhir, tapi kesempatan untuk belajar hal baru yang akan berguna bagi pengembangan karier Anda," tambahnya.

Bey mengingatkan agar semua pejabat yang dilantik bekerja lebih detail dan memahami betul tanggung jawab mereka.

“Promosi bukan untuk bergaya, tapi untuk bekerja lebih mendalam dan memahami apa yang Anda pimpin,” tegasnya.

Baca Juga: Ambeien Bukan

Ia juga menggarisbawahi pentingnya menambah pengetahuan, meningkatkan etika, dan memperkuat integritas dalam menjalankan tugas.

Dalam era digital yang serba cepat, Bey mendorong para pejabat untuk lebih responsif terhadap informasi yang berkembang, khususnya dari media sosial.

"Jangan hanya menunggu perintah dari atasan, melainkan bersikap proaktif. Gunakan informasi dari media sosial untuk merespons isu-isu yang muncul dengan cepat," jelasnya.

Lebih lanjut, Bey menekankan bahwa ASN harus memegang teguh prinsip zero mistake dan zero error dalam setiap pekerjaan sehari-hari.

Ia mengajak semua ASN untuk berinovasi dan memberikan pelayanan publik terbaik.

"Inovasi harus segera dilakukan. Jangan tunda untuk memberikan pelayanan yang lebih baik," ujarnya.

Bey juga menegaskan pentingnya menjaga netralitas ASN dalam Pilkada Serentak 2024. Ia mengingatkan agar ASN tidak terlibat dalam politik praktis dan tetap fokus pada pelayanan publik.

"ASN harus netral, dan juga harus terlihat netral. Jangan sampai ada yang menganggap Anda berpihak," tegas Bey.

Ia berharap para pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik dan tidak mengecewakan masyarakat.

"Anda adalah yang terbaik di Pemprov Jabar. Mari kita buktikan bahwa kita mampu bekerja sama dan bersinergi untuk memajukan Jawa Barat menjadi provinsi termaju di Indonesia," pungkasnya.

Berikut adalah daftar ASN yang dilantik dalam Jabatan Pimpinan Tinggi:

1. Gandjar Yudniarsa, Kepala Dinas Perkebunan

2. Yulia Dewita, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa

3. Faiz Rahman, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah

4. Andrie Kustria Wardana, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat***