POJOKSATU.ID - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyebutkan sebanyak 52 persen jemaah haji asal Indonesia telah sampai di Tanah Air.

Sama seperti saat keberangkatan, penerbangan jemaah dibagi menjadi dua gelombang.

Untuk gelombang pertama, jemaah diterbangak dari Bandara King Abdulazis International Jeddah Arab Saudi.

Baca Juga: Sidang Bakal Seru, Ridwan Kamil Hadirkan Revelino Pria yang Ngaku Ayah Biologis Anak Lisa Mariana

Gelombang pertama ini sudah selesai dengan kelompok terbang (kloter) SUB 50 menjadi kloter terakhir.

Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, mengatakan Kloter SUB 50 dengan jumlah 376 jemaah bertolak ke Tanah Air pada Rabu, 26 Juni 2025 sekitar pukul 01.05 waktu setempat menggunakan maskapai SV - 5114.

“Sebanyak 4.850 jemaah haji yang tergabung dalam 14 Kloter menutup fase kepulangan jemaah haji gelombang 1 melalui Bandara Jeddah,” ujar Basir, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Jumat (27/6/2025).

Baca Juga: DA Pemalsu Kitab Haisyah Baijuri Baijuri Menyatakan Minta Maaf Kepada PT. Dar Al Kutub Al-Islamiyah, Berjanji Tidak Mengulangi

Bahkan hingga pukul 12.04 WAS jumlah jemaah haji sudah mencapai 273 Kloter.

“Hingga pukul 12.04 WAS jumlah jemaah haji yang sudah kembali ke Tanah Air berdasarkan data Siskohat tercatat sebanyak 106.097 orang dengan 273 kelompok terbang,” terangnya.

Menurut penjelasan Basri, hal tersebut artinya sekitar 52 persen dari total jemaah haji Indonesia sudah tiba di kampung halaman

Baca Juga: Klarifikasi Kabar Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji di Kemenag, Ustaz Khalid Basalamah : Saya Bukan Menteri Agama, Saya Tidak Ada Hubungan

Dengan berakhirnya fase kepulangan gelombang pertama dari Bandara Jeddah, kini PPIH Arab Saudi Daker Bandara kini sudah berada di Bandara Madinah.

“PPIH Daker Bandara sudah berada di Bandara Madinah untuk menunaikan tugas melayani jemaah di fase kepulangan gelombang dua,” ujar Basri.

Baca Juga: Belum Satupun Pemerintah Kabupaten Kota di Sumut Umumkan Hasil PPPK 2024 Tahap 2, Begitu Juga Pemprov

“Mereka akan bertugas di Madinah hingga 10 Juli 2025,” tambahnya. ***