POJOKSATU.id, JAKARTA— Sebanyak 47 kepala daerah dari PDIP belum juga bergabung dalam acara retreat di Akmil Magelang hingga Minggu (23/2).
Wamendagri Bima Arya menyebut mereka ada keinginan untuk bergabung ke retret, namun belum tahu kapan jadwal mereka akan bergabung.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya kepada wartawan di Magelang, Minggu (23/2) mengatakan, sejumlah kepala daerah masih ditunggu untuk bergabung ke acara retreat di Akmil Magelang.
“Mengenai waktunya kapan, siapa saja mari kita tunggu," kata Bima Arya.
Tercatat ada 47 kepala daerah yang belum bergabung dalam kegiatan retret yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut hingga Minggu.
Baca Juga: Jadwal PPG Daljab Kemenag Lengkap Dari Batch 1 Sampai Batch 5 Tahun 2025!
"Teman-teman lihat saja nanti. Ada keinginan untuk bergabung, kita tunggu saja. Ya yang belum bergabung 47 orang," kata Bima Arya.
Bima juga mengatakan, beberapa sesi materi akan disampaikan sejumlah menteri mulai Minggu malam (23/2) dan Senin (24/2) terkait Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Tetapi kita berharap yang akan bergabung ini akan banyak sekali mendapatkan perspektif dari seluruh menko dan menteri-menteri terkait yang akan menyampaikan tentang poin-poin Asta Cita," kata Bima.
Sementara itu Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyebut Gubernur Jakarta Pramono Anung sudah berada di Magelang.
Meski demikian, Rano mengaku tidak bisa memastikan apakah Pramono mengikuti retret atau tidak.
Baca Juga: Hijrah Tigray
"Mas Pram di Magelang, saya di Jakarta," kata Rano Karno di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (23/2).
Senada Bupati Tapanuli Tengah Sumut, Masinton Pasaribu,mengaku belum mendapatkan kabar terbaru mengenai keberadaan Pramono Anung.
Namun, Masinton menegaskan masih berada di Magelang bersama sejumlah kepala daerah PDIP yang belum bergabung ke retret di Akmil Magelang.
Pramono Jadi Penghubung
Pada Sabtu (22/2/2025) siang, para kepala daerah PDIP menggelar pertemuan di sebuah kafe di Magelang.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Pramono Anung akan berdiskusi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP dan pemerintah mengenai keikutsertaan kader PDIP di acara retret Akmil.
“Komunikasi intens diwakili Pak Pramono dengan pemerintah maupun dengan penyelenggara,” ujar Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo yang juga ikut dalam pertemuan di kafe itu.
Masinton Pasaribu menambahkan bahwa Pramono bertindak sebagai perwakilan para kepala daerah PDIP peserta retret untuk menyampaikan keputusan-keputusan dari DPP kepada pemerintah.
“Ibu Megawati menugaskan Mas Pram berkomunikasi dengan pemerintah. Jadi tadi Mas Pram menyampaikan itu kepada kami, ya, bagaimana komunikasi beliau dengan pemerintah dan juga arahan dari Ibu Megawati yang disampaikan ke Mas Pram dan diteruskan kepada kami,” jelas Masinton Pasaribu.***




