POJOKSATU.id, PADANG – Surya Paloh telah menjadi kader dan berbaju Golkar selama 43 tahun, dia mengaku paham dan tahu alasan Partai Golkar tak mau mendukung Anies Baswedan.
Menurut Surya Paloh yang merupakan Ketua Umum Partai Nasdem ini, meskipun sudah ada penegasan dari Airlangga bahwa Golkar tidak mendukung Anies, bukan berarti komunikasi Surya Paloh dengan Golkar berhenti.
"Golkar telah memberikan saya pengalaman dan pemahaman. 43 tahun saya di Golkar. Jadi komunikasi saya dengan Golkar tidak berhenti seketika," katanya saat diwawancarai wartawan di Padang, Minggu (6/8/2023).
Baca Juga: Jalin Keakraban, Pengurus Cabang Taekwondo Kabupaten Cirebon 2023-2027 Adakan Silaturahmi
Surya menyebut saat ini Koalisi Perubahan untuk Persatuan masih solid berjalan dengan tiga partai. Yakni Nasdem, PKS dan Demokrat.
Menurut Surya, masih terbuka pintu buat partai lain untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan untuk mendukung Anies Baswedan.
Fokus Nasdem saat ini, juga bukan lagi menambah partai koalisi, melainkan adalah upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Anies Baswedan.
Paloh tidak mempermasalahkan hal itu dan menghormati pilihan politik partai beringin tersebut.
Baca Juga: Pelaporan Rocky Gerung Diduga Mau Mengalihkan Isu Mega Korupsi BTS Kominfo, Begini Analisanya
Dia mengaku secara pasti mengetahui kenapa Airlangga tidak bisa mendukung Anies.
"Petinggi Golkar datang ke Apel Siaga Nasdem di GBK, kita hormati. Lalu kemudian Ketua Umum Golkar Airlangga, adik saya, mengatakan tidak mendukung Anies, kita hormati,” kata Surya.
Sambil berkelakar, Surya Paloh mengatakan melihat suasana hati Airlangga ketika mengatakan Golkar tidak akan mendukung Anies.
"Coba saya intip perasaanya apakah dia gembira menyatakan tidak mendukung Anies, kalau dia gembira saya salah persepsi,” katanya.
“Kalau bukan dengan gembira bagaimana? Itu kita yang harus pahami," katanya lagi. ***




