POJOKSATU.id - Sebelum ditemukan tewas, Brigadir Setyo Herlambang ajudan Kapolda Kaltara Irjen Daniel Aditya Atmajaya sempat telepon istri dan orangtuanya.
Telepon terakhir Brigadir Setyo Herlambang itu sekaligus menjadi komunikasi terakhir korban dengan keluarganya.
Brigadir Setyo Herlambang telepon istri dan orang tuanya hanya 3 hari sebelum ditemukan tewas.
Dalam kontak telepon tersebut, korban juga mengungkap sebuah informasi penting.
Fakta terbaru kematian Brigadir Setyo Herlambang itu diungkap sendiri oleh ayahnya, Sutarto.
"3 hari yang lalu itu ngabari. Dia bilang letting saya meninggal di Papua, orangnya orang Ungaran. Itu ngomong waktu ditelpon ibunya," ungkap Sutarto, Sabtu 23 September 2023.
Baca Juga: Kereta Cepat
Meski begitu, keluarga mengaku sama sekali tidak memiliki firasat tertentu sebelum kematian korban.
Brigadir Setyo Herlambang juga disebut Sutarto tidak pernah mengutarakan sedang memiliki masalah apapun.
"Terakhir menghubungi ke istrinya di Semarang. Kayake gak ada sama sekali keluhan masalah," kata dia.
Baca Juga: Motif Ekonomi Mengemuka di Balik Pilpres 2024 Mau Diplot Dua Paslon Saja
Diakui Sutarto, kematian anaknya itu memang membuat seluruh keluarga bersedih.
Apalagi istri Setyo Herlambang yang saat ini tengah mengandung anak kedua.
Karena itu, keluarga pun mengaku ikhlas dan hanya bisa pasrah melepas kepergian Brigadir Setyo Herlambang ajudan Kapolda Kaltara Irjen Daniel Aditya Atmajaya.
"Saya ikhlas aja," ucap Sutarto.
Sementara, Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Budi Rachmat menyebut, Brigadir Setyo Herlambang diduga meninggal dunia akibat kelalaian senjata api.
Baca Juga: Update Jumlah Korban Kecelakaan Tol Bawen Semarang, 3 Orang Meninggal, 9 Luka-luka
Kombes Budi menyatakan, saat itu korban baru saja pulang salat Jumat.
Selanjutnya, Brigadir Setyo membersihkan senjata api miliknya.
"Dia pulang Jumatan membersihkan senjata api miliknya dia," kata dia, dalam keterangan pada Sabtu 23 September 2023, dikutip Pojoksatu.id.
Baca Juga: Polda Jateng Beberkan Kronologi Kecelakaan Tol Exit Bawen Semarang, Truk Tabrak 4 Mobil 9 Motor
Dari hasil pendalaman Ditreskrimum dan Bid Propam Polda Kaltara, Brigadir Setyo bukan meninggal karena sengaja mengakhiri hidup atau bunuh diri.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena kelalain saat membersihkan senpinya.
Akibat kelalaian tersebut, korban akhirnya tertembus peluru yang keluar dari senjatanya sendiri.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Tol Exit Bawen Semarang, Orang-orang Bergelimpangan di Jalan
"Bukan mengakhiri hidup. Dugaan sementara korban sementara membersihkan senjata api, jadi akibat kelalaian," ujarnya.
Saat ini, jenazah Brigadir Setyo Herlambang dibawa ke rumah sakit untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Tarakan untuk dilakukan otopsi penyebab meninggalnya korban SH," tegasnya.
Untuk diketahui, Brigadir Setya Herlambang ajudan Kepolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya ditemukan tewas di rumah dinas.
Brigadir Setya Herlambang ajudan Kepolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya tewas bersimbah di dalam kamar rumah dinas pada Jumat, 22 September 2023.
Jasad Brigadir Setyo Herlambang ditemukan sekitar pukul 13.10 WITA.
Saat korban ditemukan, terdapat senjata api jenis HS-9 dengan nomor senpi HS178837 di samping jenazah Brigadir Setyo Herlambang.***




