POJOKSULSEL, MAKASSAR - Satu rombongan jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kloter 14 Embarkasi Makassar pindah hotel dekat Masjid Nabawi Madinah.

Kloter 14 Embarkasi Makassar yang berasal dari Luwu Utara dan Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) itu sebelumnya menempati hotel Frontel Al Harithia. Mereka kemudian dipindahkan ke hotel Taiba Front.

Ada dua alasan yang dikemukakan oleh ketua Kloter 14 Embarkasi Makassar Ahwan terkait dipindahkannya satu rombongan itu ke Hotel Taiba Front.

Hotel Taiba Front lebih dekat dengan Masjid Nabawi ketimbang hotel sebelumnya. Jarak hotel Taiba Front ke pagar Masjid Nabawi Madinah hanya sekitar 10 meter. Sehingga, lebih mendekatkan JCH kloter 14 ke Masjid Nabawi.

Lebih jauh Ahwan menjelaskan, pemindahan satu rombongan sudah disepakati oleh PPIH kloter dan sektor dan seluruh ketua rombongan beserta ketua regu.

Baca juga

Bukan Terlantar, JCH Kloter 14 Embarkasi Makassar Pindah Hotel Lebih Dekat Masjid Nabawi

Pertimbangan lain dipindahkannya satu rombongan kloter 14 ke hotel Taiba Front, adalah untuk memudahkan koordinasi. Sebab, JCH lainnya sudah berada di hotel tersebut.

"Sementra rombongan lain sudah menempati hotel Taiba Suites dengan alasan kami dipindahkan dari Frontel adalah untuk menyatukan mereka di Taiba Front sehingga koordinasi kami mudah," ungkap Ahwan.

Ahwan menegaskan, koper-koper jemaah yang berada di pelataran hotel dalam video yang beredar itu, adalah proses pemindahan. Bukan penelantaran JCH.

"Kalau menyampaikan bahwa kloter 14 diterlantarkan itu sama sekali tidak benar, cuma ini proses pemindahan mereka dari hotel yang di sebelah ke hotel yang lebih mendekati Masjid Nabawi," katanya.

Baca juga

UIN Alauddin Borong 34 Medali di Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin

Sebelumnya, Beredar rekaman video jemaah calon haji (JCH) kloter 14 Embarkasi Makassar mengaku terlantar di Arab Saudi.

Video berdurasi 54detik itu beredar di grup WhatsApp. Seorang perempuan merekam suasana JCH kloter 14 asal Luwu Utara dan Luwu Timur, Sulsel yang berada di lobby hotel. Sementara koper koper berada di pelataran hotel.

Perempuan yang merekam video itu kemudian menyampaikan kepada seorang JCH laki-laki untuk berbicara ke kamera. Katanya,rekaman itu akan dikirim ke provinsi.

JCH laki-laki itu kemudian meminta tolong sembari menyampaikan bahwa mereka berasal dari kloter 14 UPG dari Luwu Utara dan Luwu Timur terlantar di Arab Saudi.

"Minta tolong pak kami dari Luwu Utara kloter 14. Jadi tolong semoga dari pihak provinsi Sulsel untuk perhatikan jamaah haji kloter 14, Luwu Utara dan Luwu Timur, sekarang terlantar di Arab Saudi, Tabe," kata JCH laki-laki dalam rekaman video itu.

(fadli/pojoksulsel)