POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, Senin, 9 Januari 2022 menyerahkan bantuan dana siap pakai (DSP) kepada 14 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Bantuan tersebut senilai Rp5,4 miliar, terdiri dari DSP operasional Rp4 miliar dan DSP logistik senilai Rp1,4 miliar. "Itu sebagai dukungan penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Sulsel," seru Suharyanto usai menyerahkan bantuan ke perwakilan kepala daerah di ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel.
Tiap kabupaten/kota mendapat masing-masing Rp250 juta DSP operasional dan Rp100 juta DSP logistik. Selain bantuan dana, juga ada bantuan masing-masing 1.000 selimut dan terpal untuk tiap kabupaten. "Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," pesan Suharyanto.
14 kabupaten/kota yang dapat DPS yaitu, Makassar, Pinrang, Bantaeng, Parepare, Barru, Jeneponto, Enrekang, Luwu Utara, Sinjai, Sidenreng Rappang (Sidrap), Bone, Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kepulauan Selayar, dan Bulukumba.
Sebelumnya, ada lima kabupaten yang mendapat bantuan sama, yaitu Maros, Gowa, Soppeng, Wajo dan Takalar. "Penyerahan bantuan dilakukan saat assesmen penanganan darurt bencana BNPB," terang Suharyanto.
Di Sulsel sendiri, dari 24 kabupaten/kota, 19 diantaranya terdampak bencana. Dan semua sudah menerima bantuan DSP daru BNPB. Yang menurut Pelaksana harian (PLH) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Aslam Patonangi, bencana itu terjadi antara 22 Desember 2022 hingga 7 Januari 2023.
Akibat bencana di Sulsel tersebut, 26.263 kepala keluarga yang terdiri dari 60948 jiwa terdampak. Yang juga mengakibatkab 10 orang meninggal dunia, serta 1.168 rumah rusak, baik rusak berat, sedang atau ringan.
"Dari 19 kabupaten/kota yang dilanda bencana sembilan diantaranya ditetapkan sebagai tanggap darurat oleh kepala daerah masing-masing. Dari sembilan tersebut, empat diantaranya sudah mendapat bantuan dari Pemprov Sulsel yang diambil dari anggaran belanja tidak terduga," ungkap Aslam.
Empat kabupaten yang dapat bantuan, yaitu Soppeng sebesar Rp1,3 miliar, Maros Rp310 juta, Wajo Rp195 juta, dan Takalar Rp1,6 miliar.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, yang menjadi salah satu kepala daerah penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas perhatian dan batuan dari BNPB tersebut.
“Bencana memang kita tidak bisa prediksi secara tepat. Tapi kita perlu siap siaga. Apalagi akhir tahun kemarin dua kecamatan kami terendam banjir. Sehingga bantuan DSP ini bakal digunakan untuk keperluan penanganan bencana salah satunya pemenuhan logistik yang dibutuhkan para korban bencana," tukas Danny.
(*/fly/pojoksulsel)



