POJOKSATU.id, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto telah melantik 26 orang menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Ternyata dari 26 orang Wantimpres, sebanyak 13 orang belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Sabtu (3/10).

Dalam jajaran Wantimpres, pengusaha Dato’ Sri Tahir mencatatkan nilai kekayaan tertinggi yaitu Rp9,35 triliun.

Posisi kedua ditempati Chairul Tanjung yang tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp7,49 triliun berdasarkan LHKPN saat menjabat Menko Perekonomian 2014.

Baca Juga: Pernyataan Lengkap Rocky Gerung Usai Jabat Wantimpres Prabowo, Dewan Punya Kedudukan Etis

Sebanyak 13 Wantimpres belum melaporkan harta kekayaannya seperti Rocky Gerung, Sinta Nuriyah, Quraish Shihab dan lain-lain.

1. Pratikno (Ketua merangkap Anggota) — Rp22,75 miliar (LHKPN 26 Maret 2026)

2. Muhammad Hatta Rajasa (Wakil Ketua merangkap Anggota) — Rp30,23 miliar & USD 75.092 (LHKPN 20 Mei 2014)

3. Muhammad Qodari (Sekretaris merangkap Anggota) — Rp300,59 miliar (LHKPN 31 Maret 2026)

4. Sinta Nuriyah Wahid — (Tidak tercatat di LHKPN)

5. Muhammad Quraish Shihab — (Tidak tercatat di LHKPN)

6. Agum Gumelar — (Tidak tercatat di LHKPN)

7. Chairul Tanjung — Rp7,49 triliun (LHKPN 31 Oktober 2014)

8. Said Aqil Siroj — Rp50,53 miliar (LHKPN 17 Maret 2026)

9. Muhammad Anwar Iskandar — (Tidak tercatat di LHKPN)

10. Yahya Cholil Staquf — (Tidak tercatat di LHKPN)

11. Jusuf Wanandi — (Tidak tercatat di LHKPN)

12. Budi Gunawan — Rp36,23 miliar (LHKPN 16 Januari 2025)

13. Bambang Soesatyo — Rp212,17 miliar (LHKPN 31 Maret 2026)

14. Salim Segaf Aljufrie — Rp9,65 miliar (LHKPN 18 Desember 2014)

15. Soekarwo — Rp36,13 miliar (LHKPN 19 Maret 2025)

16. Dato’ Sri Tahir — Rp9,35 triliun (LHKPN 2 Mei 2025)

17. Rocky Gerung — (Tidak tercatat di LHKPN)

18. Ida Bagus Purwalaksana — Rp8,97 miliar (LHKPN 27 Maret 2026)

19. Philip Kuncoro Wijaya — (Tidak tercatat di LHKPN)

20. Budi Santoso Tanuwibowo — (Tidak tercatat di LHKPN)

21. Anwar Usman — Rp37,95 miliar (LHKPN 4 Maret 2026)

22. Muhammad Hatta — (Tidak tercatat di LHKPN)

23. Jusuf Hamka — (Tidak tercatat di LHKPN)

24. Margarito Kamis — (Tidak tercatat di LHKPN)

25. Jacky Manuputty — (Tidak tercatat di LHKPN)

26. Ignasius Jonan — Rp85,31 miliar (LHKPN 25 Maret 2019).***