POJOKSATU.ID- Sedikitnya 10 nyawa melayang akibat longsor di tambang batu alam di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, longsor, Jumat (30/5) pagi.
Sejumlah orang tertimbun. Diduga masih banyak korban hilang tertimbun.
Kepala Desa Cipanas, Maman, menyebutkan longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Sementara, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku bakal menutup permanen tambang yang dianggap tidak memenuhi standar keselamatan kerja itu.
Baca Juga: BRI Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal, Dorong Daya Saing Lewat Program BRI Peduli
“Saya sudah memerintahkan kepala Dinas ESDM Jabar dan jajaran yang saat ini berada di lokasi untuk menutup tambang tersebut selamanya,” tegas Dedi dikutip dari video yang diunggah di media sosial.
Dedi mengaku pernah mengunjungi tambang tersebut sebelum menjabat gubernur dan menemukan bahwa kegiatan penambangan itu tidak memenuhi standar keamanan.
"Saya lihat galian C itu berbahaya karena tidak memenuhi unsur standarisasi keamanan bagi pekerjanya. Tapi karena sudah berizin dan saya belum punya kapasitas apapun, maka tambang itu masih berjalan,” sebutnya. ***



