POJOKSATU.ID- Polda Metro Jaya sudah memetakkan pengamanan perhelatan kejuaraan sepak bola Piala Dunia U-17 yang akan mulai digelar 10 November besok.
Pegelaran olah raga bergensi iti, salah satu lokasinya akan digelar di Jakarta, tepatnya di Jakarta Internasional Stadium.
Dalam pengamanan Piala Dunulia U-17 ini, setidaknya ada 10 keamanan yang akan diprioritaskan Polda Metro Jaya. Pertama, keamanan kerumunan atau crowd di pintu masuk stadion. Kedua, kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Inilah Sosok Mahasiswa Terbaik Universitas Halu Oleo Kendari
Ketiga yakni potensi adanya gesekan fisik antar suporter. Keempat, pengamanan perihal adanya potensi penghadangan, penyerang ataupun pelemparan terhadap wasit, pemain, maupun staf tim.
Kemudian Kelima, antisipasi potensi gangguan yang bisa masuk ke dalam stadion dibawa oleh suporter, diantaranya seperti kembang api atau flare.
"Keenama spanduk yang dibawa suporter bersifat politik maupun dukungan terhadap salah satu negara yang berkonflik seperti konflik Israel dan Palestina,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suyudi Ario Seto di PMJ, Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Subholding Gas Pertamina Dorong Pemanfaatan Energi Bersih Dalam Mewujudkan Smart City
Adapun yang ketujuh, yakni ancaman aksi teror seperti ancaman bom atau bom bunuh diri, serta penyerangan terhadap aparat keamanan TNI-Polri.
Keamanan ini, kata dia, menjadi prioritas anggotanya dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selanjutnya kedelapan yaitu mengantisipasi aksi kejahatan konvensional, seperti kejahatan jalanan dan aksi premanisme.
Dan kesembilan, mengantisipasi potensi adanya sabotase yang mengganggu jalannya rangkaian kegiatan pelaksanaan Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA Karawang Resmi Dilantik, Yunanto Jadi Ketua
"Terakhir, kejadian kontingensi dan bencana alam. Kita persiapkan semaksimal mungkin mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendaliannya," tuturnya.
Keamanan yang disiapkan dalam event akbar sepakbola ini, melibatkan 4 Polda, di antaranya Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Timur, dan Polda Jawa Tengah.
Dalam keamanan Piala Dunia U17 ini, total personel yang dikerahkan ada 13.251 personel, yang terdiri atas 415 personel dari Mabes Polri dan 12.836 personel dari empat Polda tersebut.
Baca Juga: Taklukkan Sevilla 2-0, Arsenal Selangkah Menuju Fase Knock Out
"Ada 415 personel dari Mabes Polri dan 12.836 personel dari empat Polda," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan (6/11/2023).
Jenderal bintang satu ini juga menuturkan, bahwa keamanan akan dipusatkan di Surabaya, Jawa Timur, mengingat pembukaan akan dilaksanakan di di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Selain itu, gelar pasukan juga akan dilakukan di Surabaya, Jawa Timur tersebut.
"Gelar pasukan dan keamana di Surabaya ya," ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Liga Europa 10 November: Slavia Prague vs AS Roma, Toulouse vs Liverpool
Seperti diketahui, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 setelah sebelumnya batal menggelar Piala Dunia U-20 2023. Status tuan rumah Indonesia dipindahkan ke Argentina.
Piala Dunia U-17 2023 sendiri tadinya dijadwalkan untuk digelar di Peru. Namun, Peru gagal menjadi tuan rumah karena tak punya infrastruktur yang memadai.
Nantinya Piala Dunia U-17 2023 akan dimulai pada Jumat (10/11/2023). Adapun acara pembukaan akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Timnas Indonesia U-17 saat ini dikabarkan sudah ada di Surabaya. Mereka nantinya akan berhadapan melawan Panama, Maroko, dan Ekuador. ***



