Identitas Pengendara Pajero Arogan yang Diunggah Ahmad Sahroni Terungkap, Ternyata Mobil Milik Perusahaan, Siap-siap yah

Video pengendara Pajero arogan yang diunggah Waki Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni

POJOKSATU.id, JAKARTA – Identitas pengendera Pajero arogan yang diunggah Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni melalui akun Instagramnya terungkap.


Dalam video tersebut, pengendara Pajero arogan itu menganiaya pengendara Toyota Yaris.

Identitas pengendara Pajero berbadan kekar itu kini sudah dikantongi Polda Metro Jaya.


Berdasarkan penyelidikan, mobil Pajero yang dikendarai pria arogan itu ternyata terdaftar merupakan milik sebuah perusahaan di Jatiuwung, Tengerang.

“Platnya kendaraan B 119 MCP itu teridentifikasi sebagai kendaraan atas nama sebuah perusahaan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Kendati tak mengungkap jelas nama perusahaan dimaksud, Zulpan menyebut Pajero hitam itu atas nama perusahaan PT M.

Meski begitu, Zulpan masih belum mau membeberkan identitas pengendara Pajero dalam video yang viral itu.

BACA: Anggota DPR Unggah Video Pengendara Pajero Sport Berbadan Kekar Tampar Sopir Yaris

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh Polsek setempat,” ujarnya.

Untuk diketahui, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Instagram pribadinya mengunggah video pengendara Pajero arogan.

Dalam video tersebut, terlihat pengendara Pajero menganiaya pengendara Toyota Yaris di depan gerbang tol.

“Pajero udah ugal ugalan tuh di jalan tol dari kebon jeruk arah ke tomang, kejar2 an sama alphard,” tulis Ahmad Sahroni.

“Sampe pintu tol, pajero motong yaris,” sambungnya.

Aksi arogan pengendara Pajero hitam itu lantas berlanjut kepada pengendara Toyota Yaris.

“Nah yarisnya gak ngasih tuh, sampe nekuk spion, pokoknya mepet2 an deh sampai depan pintu tol. Terus tiba2 supir pajero keluar tuh marah2 begitu. Emang arogan banget,” kecamnya.

Dalam video tersebut, pengendera Pajero arogan itu juga menarik kerah baju pengendara Toyota Yaris dan berakhir dengan sebuah tamparan.

“Nahh Naahh Kan ga boleh arogan atuh Bapak.. sm sm pengguna Jalan..” tandas Ahmad Sahroni. (fir/pojoksatu)