Bensin Sawit

Bensa atau bensin sawit.

Tahap pertama akan dibangun pabrik IVO berkapasitas 50.000 ton di Sumsel. Saya perkirakan perlu biaya sekitar Rp 120 miliar -saya samakan dengan pabrik CPO/PKS.


Setelah bensa dibuat dari IVO -bukan lagi dari CPO- tentu harga bensa bisa lebih rendah. Tapi, serendah-rendahnya harga bensa -perkiraan saya- masih akan di sekitar Rp 20.000/liter.

Memang harga sawit luar biasa mahal. Pesaing bensa adalah mulut manusia. Kian banyak mulut di muka bumi, kian mahal minyak goreng.


Itu mirip dengan proyek etanol dari jagung: harus bersaing dengan mulut ternak. Jumlah ternak terus dikembangkan: lebih baik jagung untuk makanan ternak.

Tapi, dengan ditemukannya bensa, kita sudah lebih punya banyak pilihan untuk green energy. Bahkan, kalaupun kelak harga sawit jatuh, masih bisa untuk bensa.

Sawit untuk mulut manusia.

Jagung untuk mulut ternak.

Mulut menjadi pesaing abadi untuk green energy. (disway)