Berburu Naga Purba di Taman Nasional Komodo, Wanita Haid Jangan Coba-coba Mendekat

Direktur Pojoksatu Faturohman S Kanday berfoto dengan komodo.

SINAR mentari menusuk kulit. Terasa menembus pori-pori. Menghangatkan hamparan laut biru di Taman Nasional Komodo. Pulau yang masuk daftar 7 keajaiban dunia.


Kami tiba di pulau itu pada Sabtu (15/1) pukul 12.20 WITA. Hamparan pasir putih membentang. Mengelilingi Taman Nasional Komodo.

Kapal wisata KLM Sipakatau berhenti. Tidak sampai ke dermaga Taman Nasional Komodo yang menjulur ke laut. Yang panjangnya lebih dari 100 meter.

Tim ekspedisi Gerakan Anak Negeri (GAN) antre turun dari kapal. Naik sekoci. Berlayar membelah laut. Menerjang gelombang. Langsung menuju pantai. Tidak melewati dermaga.


Banyak wisatawan antre di dermaga. Jalan kaki ke pantai. Menuju gerbang Taman Nasional Komodo.

BACA: Jejak Valentino Rossi Menapaki Ratusan Anak Tangga di Pulau Padar

Belasan Naturalist Guide Taman Nasional Komodo menyambut. Siap memandu, menemani trekking, mencari naga purba alias komodo, habitat asli Indonesia.

Pantai Pulau Komodo cukup luas. Ditumbuhi pepohonan. Daunnya rimbun. Jadi tempat berteduh. Juga tempat hinggap kawanan burung hitam. Saya tidak tahu nama burung hitam itu. Ada yang bilang burung hering atau burung nasar. Burung pemakan bangkai.

Burung hitam itu terbang dari pohon ke pohon. Kadang turun ke pasir. Mendekat ke warung. Mencari makan. Lalu terbang lagi.

Pantai Taman Nasional Komodo.

Tak jauh dari tempat itu, terdapat warung. Menyajikan kelapa muda, aneka jus, dan makanan.

Di sisi kiri jalan menuju sarang komodo itu juga ada ada toko oleh-oleh. Menyediakan pernak-pernik, kaos, tas, topi, gelang mutiara, dan lainnya. Harganya lebih murah dibandingkan toko oleh-oleh di Labuan Bajo, di dekat bandara Internasional Komodo.

Ada tiga jalur trekking mencari naga purba di Pulau Komodo. Short track, medium track, dan adventure track.

Short track sejauh 2 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh 40 menit. Medium track sejauh 2,5 kilometer dengan waktu tempuh diperkirakan 60 menit. Adventure track sejauh 10 kilometer.

“Ada 1.600 komodo di sini. Komodo suka berkamuflase. Bisa menyerupai batu atau kayu. Jadi harus hati-hati,” ucap Naturalist Guide Taman Nasional Komodo, Akbar Setiawan.

Wisatawan dilarang merokok di kawasan itu. Wanita haid juga tak boleh trekking. Khawatir diterkam naga purba.

“Harus hati-hati karena penciuman komodo sangat tajam. Bisa cium darah dari jarak 6 kilometer,” tambah Akbar.