Suami Ngamuk Tak Diberi Jatah, Istri Siri Diinjak Dan Dibenturkan ke Tembok

Heri (kiri) saat ditangkap polisi. M saat dipapah tetangganya usai dihajar Heri. (Istimewa)

POJOKSATU.id, BALI – Seorang suami aniaya istri gara-gara tak diberi jatah. Pelaku bernama Heri (52), sedangkan korban berinisial M.


Heri yang berasal dari Probolinggo Jawa Timur menikah siri dengan M sejak 6 bulan lalu.

Selama menikah, Heri hanya sesekali mengunjungi tempat tinggal M di Jalan Gunung Karang III, Gang Cantik, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali.

Heri menganiaya M di kamar kostnya di Denpasar Bali pada Sabtu (27/11) sekitar Pukul 15.00 Wita.


Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WITA.

Kejadian bermula saat pelaku datang ke kamar kos korban di Jalan Gunung Karang III, Gang Cantik, Pemecutan Kelod, Denpasar.

“Awalnya pelaku menghubungi korban untuk janjian ketemu,” kata Sukadi, Selasa (30/11/2021).

Pasangan suami istri ini kemudian bertemu di kamar kos korban.

Awalnya, keduanya ngobrol biasa. Korban menceritakan aktivitasnya setiap hari sebagai pijat panggilan.

Heri pun sewot. Ia tak suka istri sirinya melakoni pijat panggilan.

Setelah itu, pelaku merayu korban untuk berhubungan. Namun korban menolak. Korban diduga tidak mood karena dilarang bekerja sebagai pijat panggilan.

Karena korban menolak, pelaku yang tak bisa menahan amarahnya pun langsung melakukan penganiayaan.

Korban dipukuli berkali-kali. Bahkan kepala korban dibenturkan ke tembok dinding kamar kos korban.

“Pelaku kemudian melakukan penganiayaan dengan cara memukul, menginjak, membenturkan kepala korban ke dinding sampai korban tidak sadarkan diri. Setelah itu pelaku lalu kabur,” ucap Sukardi.

Beberapa saat setelah kejadian, rekan korban datang dan menemukan korban dalam keadaan luka-luka dan berdarah.

Akibat perbuatan Heri, M mengalami sejumlah luka. Di antaranya luka lebam di mata kanan dan kiri, luka robek pada pelipis kanan dan kiri, mengalami benjol pada kepala bagian belakang, dan lebam pada punggung.

Rekan korban lalu membawa korban ke rumah sakit dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan itu, kepolisian Polsek Denpasar Barat melakukan penyelidikan.

Pelaku akhirnya ditangkap di pelabuhan Gilimanuk saat hendak kabur ke Pulau Jawa.

“Pelaku sudah ditahan. Sekarang sedang dimintai keterangan,” tandas Sukardi. (rb/mar/yor/jpr)