Madu Jenazah

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah dan wakilnya Budi Irawanto

Wawan pernah menjadi ketua balap motor off road. Saya lihat di Instagramnya: lagi mejeng bersama penyanyi rock Nicky Astria-ketika duaduanya masih culun.

Begitu terpilih jadi wakil bupati, tiba saatnya harus diselenggarakan Konfercab PDIPerjuangan. Rupanya Wawan tidak dikehendaki lagi menjadi ketua partai. “Ada kekuatan ajaib yang tidak menghendaki saya dipilih lagi,” ujar Wawan suatu waktu.

Tapi anak-anak cabang masih menghendakinya. Riuh. Jadi berita di media lokal.

Konfercab itu diadakan juga. Tapi di Surabaya. Di sebuah hotel di Jalan Embong Malang. Dimunculkanlah seorang anggota DPR dari PDIPerjuangan sebagai calon ketua baru. Ia bukan orang Bojonegoro tapi dapil-nya Tuban, Bojonegoro. Ribut. Sampai ada kursi yang pindah tempat. Jadi berita besar di media lokal.


Sekian waktu kemudian Konfercab diulangi lagi. Juga di Surabaya. Kali ini di kantor DPD PDIPerjuangan Jatim. Sang anggota DPR terpilih. Wawan tersisih. Jadi pengurus biasa pun tidak.

Dari situ saya menduga masa depan politik Wawan di partai itu akan habis. Kecuali Wawan mau mencabut pengaduannya.

Wawan menegaskan tidak mau mencabutnya. Maka, dugaan saya, Wawan segera dipecat dari keanggotaan partai. Wawan akan dianggap merugikan nama baik partai: Wakil bupati kok mengadukan bupatinya ke polisi.

Wawan kelihatannya tidak peduli dengan kemungkinan pemecatan itu. Tohjabatan wakil bupati berbeda dengan anggota DPR/DPRD-yang begitu dipecat harus diadakan penggantian antar waktu (PAW).

Mungkin saja DPRD Bojonegoro lah yang akan “memecat” Wawan dari posisi wakil bupati, – kalau ada aturan untuk itu.

Wawan jagoan off road di kala muda. Kini ia uji nyali lagi di arena politik.

(disway)