Jangan Sampai Rugi, Ketahui 5 Tips Jual Beli Emas di Sini

POJOKSATU.ID, Jakarta – Selain properti, bentuk aset lain dengan harga jual yang cenderung semakin tinggi setiap waktunya adalah emas. Inilah mengapa emas menjadi bentuk investasi yang sangat direkomendasikan untuk Anda yang baru memiliki rencana memulai investasi. Sebut saja harga jual emas hari ini jenis batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk atau ANTAM yang mencapai Rp 917.000 per gramnya. Fantastis, bukan?


Selain itu, emas juga menjadi bentuk aset yang bisa dikatakan minim risiko dibandingkan dengan jenis lainnya. Tingkat hasil yang didapatkan pun terbilang stabil untuk jangka waktu yang lama. Meski harganya cenderung naik turun atau fluktuatif, investasi dalam bentuk emas tetap bisa memberikan angka profit yang menguntungkan. Bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi emas, Anda bisa nabung emas di Pluang dengan cara yang sangat mudah.

 

Tips Jual Beli Emas, Jangan Sampai Merugi!


Anda perlu tahu bahwa emas menjadi bentuk aset yang memiliki sifat liquid. Artinya, Anda bisa melakukan penjualan kapan saja sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, keuntungan yang Anda dapatkan dari selisih harga jual dan beli ini bisa dibilang cukup besar, tentu jika Anda mengetahui tips yang tepat. Apa saja?

 

  1. Pertimbangkan Jarak Waktu Beli dan Menjual

Emas menjadi bentuk investasi jangka panjang. Jadi, hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah jarak waktu antara pembelian dan penjualan kembali. Jika Anda melakukan penjualan emas satu tahun setelah membelinya, keuntungan yang didapat bisa dibilang kurang memuaskan. Meski membutuhkan waktu yang lebih lama, harga emas cenderung akan terus mengalami peningkatan. Jadi, semakin lama Anda menyimpannya dan semakin besar berat emas yang Anda punya, tentu keuntungan yang dijanjikan akan semakin besar pula.

 

  1. Pantau Terus Harga Emas Setiap Hari

Tidak mau rugi saat menjual emas nantinya? Pantau terus harga jual emas hari ini setiap harinya. Anda bisa melakukan pengamatan melalui situs resmi semua toko emas atau menggunakan aplikasi cek harga emas yang bisa diunduh langsung di ponsel. Dengan mengetahui harga emas setiap harinya, Anda bisa menentukan kapan saat yang tepat untuk menjual kembali aset tersebut dengan penawaran tertinggi.

 

  1. Berapa Kadar Emas yang Hendak Dijual?

Berbeda berat dan karatnya, juga jenisnya, tentu harga jual yang ditawarkan pun tidak akan sama. Jadi, tak ada salahnya untuk mengetahui berapa kadar emas yang Anda miliki sebelum mematok harga jual. Salah memberikan harga tentu akan membuat Anda merugi, dan pastinya Anda tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan?

 

  1. Lakukan Survei Harga

Penasaran dengan harga jual emas hari ini yang berlaku di pasaran? Tak ada salahnya Anda melakukan survei ke beberapa toko emas terpercaya. Setiap toko tentu akan memberikan harga penawaran yang berbeda, dan pastikan Anda memilih toko dengan penawaran paling tinggi! Tentu saja supaya keuntungan yang Anda dapatkan pun besar. Tak ada salahnya pula menanyakan informasi harga jual emas ke beberapa investor lain yang telah lebih berpengalaman.

 

  1. Beli dan Jual di Toko yang Sama

Setiap pembelian emas yang Anda lakukan biasanya akan disertai dengan surat-surat yang menunjukkan informasi tanggal pembelian, tempat pembelian, dan berat serta kadar emas yang dibeli. Simpan baik-baik semua surat tersebut, ya, karena adanya surat ini akan membuat harga emas yang Anda tawarkan tetap stabil. Sebenarnya, emas tetap bisa dijual meski tanpa surat tersebut, tetapi harganya tentu akan merosot drastis.

Nah, tips yang mungkin tidak banyak diketahui adalah coba lakukan penjualan di tempat yang sama dengan tempat Anda membeli barang investasi tersebut. Biasanya, harga jual emas hari ini yang ditawarkan akan lebih menarik dibandingkan dengan toko emas lainnya.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Segera mulai investasi emas Anda! Pluang bisa menjadi tempat terbaik untuk menabung emas. Pastinya aman dan terpercaya karena telah mengantongi izin resmi dari KBI dan BAPPEBTI. Tak harus mahal, mulai dari Rp 10.000, Anda sudah bisa berinvestasi.