BREAKING Disway: Perdana Menteri Dan Kabinet Baru Afghanistan

Perdana Menteri Afghanistan, Mohammad Hassan Akhund. Foto Aljazera

Akhund menyatakan Afghanistan ingin aman, damai, makmur, dan memenuhi hak-hak warga negara. Termasuk hak minoritas. Semua itu sesuai dengan ajaran Islam.


Tidak akan ada lagi perang. Afghanistan sudah 40 tahun dalam keadaan menderita akibat perang. Tidak mau lagi perang, benih-benih perang akan dihilangkan. Agar terjadi suasana damai seterusnya.

Ia juga ingin pengusaha, investor, dan investor asing segera datang. Segera bekerja. Agar kemakmuran segera terwujud. Ekonomi akan diutamakan di atas keamanan. Mereka akan dilindungi dan dijamin keamanannya. Afghanistan ingin membangun kemakmuran rakyat.

Akademisi, doktor, profesor akan dijamin untuk mengembangkan ilmu agama dan ilmu modern.


Selebihnya: ‘Purwodadi kuthane, sing dadi nyatane’ -yang penting kenyataannya nanti. (Dahlan Iskan)

SUSUNAN KABINET BARU AFGHANISTAN:

1. Perdana Menteri: Mohammad Hasan Akhund

2. Wakil Perdana Menteri: Abdul Ghani Baradar

3. Menteri Dalam Negeri: Sirajuddin Haqqani

4. Menteri Luar Negeri: Amir Khan Muttaqi

5. Wakil Menteri Luar Negeri: Mohammad Abbas Stanikzai

6. Menteri Pertahanan: Mullah Yaqoob

7. Panglima Militer: Fasihuddin Badakhshani

8. Menteri Keuangan: Mullah Hidayatullah

9. Menteri Kebudayaan dan Informasi: Zabihullah Mujahid

Tulisan ini sudah tayang di laman www.disway.id dengan judul ‘BREAKING Disway’, Rabu 8 September 2020.