FSPM Sejak Awal Tegas dan Konsisten Tolak UU Cipta Kerja

Sekretaris Umum Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM), Galih Tri Panjalu. Foto dok pribadi
Sekretaris Umum Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM), Galih Tri Panjalu. Foto dok pribadi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) menegaskan sikapnya tetap menolak Omnibus Law Cipta Kerja.

Sikap tersebut sama dengan yang selama ini disuarakan para buruh dari berbagai serikat pekerja dan buruh di Indonesia.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum FSPM, Galih Tri Panjalu kepada PojokSatu.id, melalui sambungan telepon, Selasa (27/10/2020).

Galih menjelaskan, FSPM merupakan gabungan serikat pekerja untuk sektor perhotelan, restoran, plaza, apartemen, retail, catering dan pariwisata Indonesia.

Selain itu, FSPM juga sama sekali tidak tergabung dalam konfederasi manapun.

“Termasuk konfederasi yang dipimpin saudara Tri Sasono sekalipun. Kami tidak tergabung di dalamnya,” ungkapnya.

Hal ini untuk menanggapi pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa FSPM menjadi salah satu serikat buruh yang mendukung Omnibus UU Cipta Kerja.

Yakni pemberitaan di PojokSatu.id yang dilansir dari RMOL dengan judul ‘Serikat Pekerja Pastikan Tidak Ada Satupun Pasal-pasal UU Ciptaker yang Rugikan Kaum Buruh’, pada Jumat (9/10/2020) lalu.

“Kami tegaskan di sini, bahwa sikap FSPM sejak dari awal, tegas dan konsisten menolak Omnibus Law Cipta Kerja,” tegasnya.

Loading...