12 Foto Postingan Susi Tri Susanti Korlap Aksi Geruduk Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya yang Bikin Geleng-geleng

Susi Tri Susanti
Susi Tri Susanti

Ia pun lantas menyampaikan permohonan maaf di depan media terkait teriakan rasis yang terjadi dalam aksi dimaksud.

Akan tetapi, permintaan maaf itu dilontarkannya dengan mengatasnamakan masyarkat Surabaya.

Permintaan maaf itu disampaikan di Mapolda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya Selatan, Selasa (20/8/2019).

BACA: Kerusuhan Manokwari dan Sorong Akumulasi Berbagai Persoalan di Papua, Jokowi Harus Dengar Ini


“Kami atas nama masyarakat Surabaya dan dari rekan-rekan ormas menyampaikan permohonan maaf apabila ada masyarakat atau pihak lain yang sempat meneriakkan itu,” ucapnya.

Perempuan yang kerap dipanggil Mak Susi itu beralasan, kedatangannya ke asrama mahasiswa Papua tidak lain untuk membela bendera Merah Putih yang isunya dirusak dan dibuang ke selokan.

“Kami ini hanya ingin menegakkan bendera Merah Putih di sebuah asrama yang selama ini mereka menolak untuk memasang,” kilahnya.

Terkait rekaman video yang melantangkan pengusiran, Susi membantahnya.

BACA: Pernyataan Presiden Jokowi soal Papua itu Sudah Mantep, tapi…

“Kami tidak berkeinginan untuk mengusir mereka (mahasiswa Papua,” katanya.

Susi juga membantah bahwa dalam aksi yang dikomandoinya sama sekali tak ada teriakan rasis.

“Kalau dibilang bahwa masyarakat Surabaya terjadi bentrok atau ada teriakan rasis, itu sama sekali tidak ada,” katanya lagi.