Balaikota Banjir, Anak Buah Ahok Salahkan Kardus

Banjir di DKI Jakarta beberapa waktu lalu membuat Istana terendam
Banjir di DKI Jakarta beberapa waktu lalu membuat Istana terendam
Banjir di DKI Jakarta membuat Istana terendam
Banjir di DKI Jakarta membuat Istana terendam

POJOKSATU – Balaikota DKI Jakarta tak luput dari genangan banjir sejak tadi malam. Namun, ketinggian air di kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu mulai surut.

“Sekitar pukul 01.00, banjir di Blok F saja sampai jam 03.23 saja,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny Wahyu, Senin (9/2).

Denny menambahkan, pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil pompa untuk menyedot air di Balaikota. Saat air berangsur turun diketahui ternyata kardus yang menumpuk di saluran air menjadi penyebab banjir.

Menurutnya, kardus tersebut berasal dari pembungkus material perbaikan gedung Blok F yang sekarang tengah berlangsung. Ia menuding pekerja lalai karena tidak membuang sampah tersebut.


“Ternyata ada sampah kardus yang menyumbat saluran. Sampah-sampah kardus ini masuk ke dalam saluran ditambah intensitas hujan yang lebat, membuat saluran tersumbat. Kita minta bantuan Dinas Penanggulangan Kebakaran, saat ditembak dengan air, muncul beberapa sampah kardus di ujung saluran,” tutur Denny.

Banjir semacam ini bukan yang pertama kali terjadi di Balaikota. Tahun 2013 lalu banjir sempat tiga kali mampir ke area ini dengan ketinggian hingga 20 cm. Sementara itu tahun 2014 tercatat dua kali Gedung Blok F disambangi banjir dengan ketinggian serupa. (rmol/one)