10 Serangan Masif ke KPK sejak BG Tersangka

Massa menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk dukungan terhadap Bambang Widjojanto yang ditangkap Bareskrim Polri

POJOKSATU – Sejak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan calon tunggal Kapolri, Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka rekening gendut pada Selasa (13/1/15), lembaga anti rasuah itu langsung mendapat serangan balik yang cukup masif.

Berikut 10 serangan masif ke KPK sejak Komjen Budi Gunawan berstatus tersangka.

1. 60 Polisi Ontrog KPK (14/1/2015)

Sebanyak 30 anggota Sabhara Polda Metro dan 30 anggota Intel mendatangi gedung KPK. Mabes Polri membenarkan pengerahan puluhan anggota kepolisian pada Rabu dinihari, 14 Januari 2014. “Anggota Polda Metro Jaya, intruksinya dari Polda dan sudah koordinasi dengan KPK,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Rikwanto.


2. Foto Mesra Ketua KPK Beredar (14/1/2015)

Foto palsu Ketua KPK Abraham Samad beredar. Foto palsu itu memperlihatkan Abraham mencium Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira. Foto mesra tersebut beredar di jejaring sosial.

3. DPR Batalkan Pengganti Busro Muqoddas (15/1/2015)

Serangan terhadap KPK kali ini datang dari DPR. Sidang paripurna DPR menunda proses pemilihan pemimpin KPK pengganti Busyro Muqoddas. Selanjutnya, pemilihan akan dilakukan bersamaan dengan penggantian empat komisioner KPK lain pada akhir tahun 2015. Putusan ini jelas mengganggu kinerja KPK karena pimpinan tinggal empat orang.

4. Mabes Polri Gugat KPK (19/1/2015)

Polisi kembali menyerang KPK melalui proses pengadilan. Mabes Polri mengajukan gugatan praperadilan penetapan tersangka Budi Gunawan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Dibela semaksimal mungkin sesuai dalam koridor hukum,” ujar Plt Kapolri, Komjen Badrodin Haiti.

5. Budi Gunawan Laporkan KPK ke Kejagung (21/1/2015)

Kuasa hukum Budi Gunawan melaporkan pimpinan KPK ke Kejaksaan Agung. Mereka menilai penetapan tersangka Budi tidak sah karena hanya ditandatangani empat pimpinan, bukan lima pimpinan KPK.

6. Budi Gunawan Laporkan Pimpinan ke Bareskrim (22/1/2015)

Kuasa hukum Budi Gunawan melaporkan pimpinan KPK ke Bareskrim Mabes Polri. Pimpinan KPK dituding membocorkan rahasia negara, berupa hasil penelusuran PPATK terhadap rekening Budi dan keluarganya, serta mencemarkan nama baik.

7. Plt Sekjen PDIP Bongkar ‘Dosa’ Ketua KPK (22/1/2015)

Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuduh Ketua KPK, Abraham Samad punya dendam pribadi kepada Budi Gunawan. Hasto juga menuding Abraham pernah melakukan pertemuan sebanyak 6 kali dengan elit parpol PDIP dan Nasdem. Pertemuan itu terkait dengan pencalonan Abraham sebagai pendamping Jokowi pada pilpres 2014.

8. Wakil Ketua KPK Ditangkap (23/1/2015)

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto (BW) ditangkap penyidik Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri di Depok. BW juga langsung ditetapkan sebagai tersangka kesaksian palsu dalam kasus sengketa Pilkada Kota Waringin Barat pada 2010.

9. Menkopolhukam Serang Ketua KPK (24/1/2015

Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno menuding Ketua KPK Abraham Samad melakukan provokasi massa. “Jangan membakar massa, itu suatu sikap pernyataan yang kekanak-kanakan. Dia itu kuat, konstitusi yang akan mendukung, bukan dukungan rakyat yang enggak jelas itu,” kata Tedjo menyikapi pernyataan Abraham yang menggelar juma pers di gedung KPK.

10. Adnan Pandu Praja Dilaporkan ke Bareskrim  (24/1/2015)

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dilaporkan kuasa hukum perusahaan kayu, PT Desy Timber ke Bareskrim Polri.
Adnan dilaporkan terkait dugaan perampokan perusahaan dan kepemilikan saham secara ilegal di PT Desy Timber di Berau, Kalimantan Timur, tahun 2006. (one)