Pelapor BW Itu Ternyata Politisi PDIP

Bambang Widjojanto

POJOKSATU – Sugianto Sabran adalah pelapor kasus yang menjadikan Bambang Widjojanto sebagai tersangka. Anggota DPR RI asal PDI Perjuangan itu datang untuk memperbaharui laporan yang membuatnya gagal menjadi Bupati Kotawaringin Barat.

POJOKSATU – Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) ditangkap Bareskrim atas laporan politikus PDI Perjuangan. BW telah ditetapkan tersangka dalam kasus mengarahkan saksi untuk memberikan kesaksian palsu di persidangan.

Pria yang melaporkan BW ke Mabes Polri adalah Sugianto Sabran. Sugianto merupakan anggota DPR RI asal PDI Perjuangan. Dia tiba di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat (23/1/2015).

Sugianto tamoak berkemeja batik lengan panjang dan berpeci hitam. Saat tiba di Mabes Polri, dia langsung menuju ke Gedung Bareskrim. Sugianto datang untuk memperbaharui laporan yang membuatnya gagal menjadi Bupati Kotawaringin Barat.


“Saya ingin ada keadilan di MK dan KPK yang kita cintai,” jawab Sugianto saat ditanya soal alasannya melaporkan sebuah kasus yang terjadi empat tahun silam.

Sugianto Sabran melaporkan BW ke Mabes Polri pada 15 Januari 2015. Sedangkan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa hasil Pilkada Bupati Kotawaringin Barat berlangsung pada 2010.

Di dalam sidang tersebut, MK menyatakan Sugianto Sabran kalah atas Ujang Iskandar. Peran dari Bambang Widjojanto adalah kuasa hukum dari Ujang Iskandar dan pada saat itu belum menjadi pimpinan KPK.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto mengatakan, pelapor adalah anggota DPR RI, H. Sugianto Sabran. “Kasus kejadian bulan Juli 2010,” ujar Rikwanto.

Kasusnya berdasarkan LP/67/I/2015/Bareskrim tertanggal 15 Januari 2015. Dengan tempat kejadian pengacara di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng.

‎”Tentang tindak perkara memberikan keterangan palsu dibawah sumpah. Dalam rangka pemilukada Bupati Kotawaringin Barat, Kalteng. 2010-2015 tanggal 5 Juni 2010,” ucapnya. (one)