Din Syamsuddin Minta Jokowi Atas Konflik KPK-Polri

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin (ist). Foto: Istimewa
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin (ist). Foto: Istimewa
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Foto: Istimewa

POJOKSATU – Penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) mendapat tanggapan dari Ketua Umum PP Muhamaddiyah yang juga Ketum MUI, Din Syamsuddin.

Din menilai, penangkapan BW menyiratkan bahwa Polri sedang melakukan asksi balas dendam. Karena itu, Din meminta Presiden Jokowi turun tangan mengatasi kegaduhan tersebut.

“Saya sebagai ketua umum MUI dan Muhammadiyah hanya bisa mengimbau dan mengimbau. Tapi yang perlu harus turun tangan adalah presiden dan wakil presiden serta tokoh-tokoh bangsa yang lain, dengan kearifan dan kenegarawan untuk menghentikan semuanya,” ujar Din Syamsuddin.

Din mengatakan, penangkapan BW susah untuk dipahami ini sebagai balas dendam. Terutama terkait keputusan penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka menjelang fit and proper test kapolri di DPR.


“Saya menahan diri. Saya tidak mau dan jangan sampai memperkeruh suasana. Sebab yang saya omongkan ini bisa ditanggapai positif dan negatif oleh pihak lain. Saya tidak berpihak siapapun. Kegaduhan ini perlu turun tangan dari Presiden dan Wapres,” katanya. (one)