”Heran, Kenapa Baru Sekarang KPK Tetapkan Budi Gunawan?”

ilustrasi

Penetapan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka dugaan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menuai komentar dari berbagai kalangan. Ada yang pro, ada juga yang kontra.

Pakar hukum pidana, Prof. Romli Atmasasmita, berpandangan, KPK seharusnya melakukan kerjasama dengan Polri terkait penyelidikan kasus itu. Hal itu disebabkan banyak hal. Yang paling penting, karena pada tahun 2010 lalu Bareskrim Polri telah menyelidiki rekening Komjen BG atas permintaan PPATK.

“Nah, dalam hal ini KPK seharusnya melakukan koordinasi supervisi untuk melakukan penyelidikan,” terang Romli melansir dari RMOL.

Dilanjutkan Romli, hasil dari penyelidikan internal menunjukkan rekening milik Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian RI tersebut tak mencurigakan. Hasil penyelidikan juga telah diserahkan ke PPATK.


Karena itu Romli sangat heran dengan langkah KPK menetapkan calon tunggal Kapolri itu menjadi tersangka. Kecuali, KPK saat itu juga bisa melakukan penelusuran berbarengan dengan Bareskrim.

“Kenapa lima tahun lamanya diam saja (KPK)? Seharusnya dari dulu saja menelisik, ini tiba-tiba langsung tetapkan tersangka,” gugat Romli. (rmol)