Satu Lagi Jenazah Dievakuasi ke Pangkalan Bun

BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel.

POJOKSATU – Satu jenazah korban AirAsia QZ 8501 kembali dievakuasi dan dibawa menuju Lanud Iskandar menggunakan helikopter Bell milik TNI AL.
“Saat ini sedang dalam perjalanan ke Pangkalanbun,” kata Danlanud Johnson Simatupang di Lanud Iskandar Kalimantan Tengah, Kamis (1/1).

Johnson menamambahkan, belum ada keterangan yang jelas mengenai asal satu jenazah yang sedang dibawa dengan helikopter Bell ini. Danlanud mengakui komunikasi dengan kapal memiliki gangguan karena gelombang yang masih tinggi. “Belum ada keterangan dari KRI yang mana. Semalam ada gangguan komunikasi akibat cuaca,” terangnya.

Dengan satu jenazah yang di bawa helikopter Bell ini, maka jumlah jenazah yang sudah dievakuasi sebanyak delapan orang. Dua jenazah sudah diterbangkan menuju Bandara Juanda Surabaya kemarin dan dua jenazah lainnya sedang berada di Rumah Sakit Sultan Imanuddin, tiga lainnya masih di kapal.

“Informasi yang tiga itu sudah di kapal. Kita tidak tahu kapal mana posisi yang tiga, ini informasi samar samar,” pungkas Johnson. (one)