4 Jenazah segera Diterbangkan ke Surabaya

BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
Kapal Kal-Kumai

POJOKSATU – Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengevakuasi 6 dari tujuh jenazah yang ditemukan ke Pangkalan Bun. Saat ini, 4 jenazah berada di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dua jenazah di Surabaya, dan satu jenazah lagi masih dalam proses evakuasi dari peraian Pangkalan Bun menuju RS Imanuddin, Pangkalan Bun.

Dua jenazah dari KRI Yos Sudarso dan KRI Hasanuddin telah dievakuasi ke Pangkalan Bun pada pukul 23.00 WIB, Rabu (31/12/2014). Sementara 2 jenazah lainnya baru tiba di Pangkalan Bun pada pukul 08.42 WIB, Kamis (1/1/2014).

“Telah dievakuasi 2 jenazah dari KRI Yos Sudarso dan KRI Hasanuddin menggunakan tug boat menerjang ombak 4 meter,” kata Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Tatang Zaenuddin di kantornya.

Dia menambahkan, tadi pagi juga 2 jenazah lagi telah dievakuasi menggunakan heli Bell dan telah tiba di Pangkalan Bun 08.42 WIB. Keempat jenazah yang telah berada di daratan ini berada di RS Imanuddin, Pangkalan Bun. Keempatnya akan diberangkatkan ke Surabaya hari ini jika cuaca cerah. (one)