Posisi Badan AirAsia Terbalik di Permukaan Laut

BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN

POJOKSATU – Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan bayangan badan pesawat dalam posisi terbalik di perairan Karimata, dekat perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (28/12/2014).

Temuan tersebut dilaporkan KRI 353 yang menyusul ke area serpihan exit door ditemukan.
Bayangan badan pesawat itu dilaporkan terlihat pada kedalaman 24-30 meter pada posisi 03 54″ 48′ LS/110 31″ 04′

“Tadi dari pantauan udara, kami bisa melihat body pesawat dalam bentuk potongan cukup besar, berada di bawah permukaan laut,” kata Direktur Operasional Badan SAR Nasional posko Pangkalan Bun S.B. Supriyadi di Landasan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Supriyadi menambahkan, posisi badan pesawat ini berada pada jarak antara 97-100 mil laut dari daratan Pangkalan Bun. “Kami yakin, sisa jenazah dan serpihan lain tidak jauh dari situ,” imbuhnya.


Kepala Kantor Basarnas Surabaya Muhammad Hernanto, mengatakan, perlengkapan sonar sudah mendeteksi adanya badan pesawat di dasar laut. “Saya kira itu yang kita temukan (badan pesawat),” kata Hernanto, Rabu (31/12/2014).

Meski begitu, hingga saat ini Basarnas secara resmi masih mengatakan belum menemukan badan pesawat. Basarnas baru menemukan dan mengangkat tujuh jenazah dari perairan Selat Karimata.

“Sampai saat ini, kami belum menemukan badan pesawat. Kami baru menemukan tujuh jenazah hari ini,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo. (one)