Cuaca Buruk, Kapal Balik dan Parkir di Pelabuhan

BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN
BERSANDAR : Kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya berangkat ke Pangkalan Bun untuk membantu pencarian korban AirAsia terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Ku. Foto: BADARUDIN/KALTENG POS/JPNN

POJOKSATU – Akibat cuaca buruk berupa hujan deras dan gelombang tinggi, kapal Kal-Kumai asal Banjarmasin Kalsel yang rencananya hendak menuju Pangkalanbun Kota Waringin Barat Kalimantan Tengah terpaksa parkir di pelabuhan Danau Mare Kabupaten Kapuas.

Kapal bernomor 1658 yang merupakan produk dalam negeri itu rencananya diterjunkan untuk membantu pencarian korban pesawat AirAsia yang diduga jatuh di perairan Pangkalan Bun.

Kapten Laut (P) Sofyan Nurdin mengatakan, pihaknya tidak bisa melanjutkan perjalanan karena ketinggian gelombang mencapai 3 meter.

Langkah ini terpaksa dilakukan karena takut terjadi apa-apa di perjalanan.


“Kami membawa 15 personel. Rencannya besok pagi (Kamis, red) kami akan melanjutkan perjalanan. Mudah-mudahan cuacanya bagus,” kata Sofyan Nurdin, Rabu (31/12). (bad)