Anak Muda di Dunia Kirim Pesan Kepedulian untuk Aceh

POJOKSATU, ACEH- Lintas komunitas di Aceh yang dimotori @iloveaceh membuat kampanye 26 Desember sebagai Hari Kepedulian (Care Day). Gagasan ini mendapat sambutan positif anak muda lintas negara.

Pesan melalui media sosial yang dikelola komunitas @iloveaceh masuk dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Mexico, Maroko, Filipina, Perancis, Inggris, dan sejumlah negara lainnya termasuk Indonesia.

Amal Smimine, mahasiswi Teknik FST Mohammedia di Maroko, misalnya, menulis pesan untuk Aceh, “Kepada seluruh korban tsunami di Aceh, pastikan bahwa kalian tidak sendiri, karena kami peduli dengan kalian”.


Frederique, mahasiswi sastra Inggris di Villejean Universite Perancis menulis, “…kami peduli Aceh. Hapus air mata kalian demi masa depan. Salam dari Perancis untuk suksesnya acara renungan 10 tahun tsunami”.

Pesan untuk Aceh juga ditulis seorang dokter dari Mexico, Michelle Dominguez. “…salam kami untuk seluruh korban tsunami di Aceh, kalian tidak sendiri.”

Mary Allison dari Pensylvania, USA menyuarakan, “…kami peduli Aceh dan selalu mendoakan korban tsunami”. Hampir senada dengan yang lainnya, Johan Albert dari Filipina menulis, …”Kami peduli Aceh dan kami (ikut) mengenang korban tsunami.”

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan dan kampanye Hari Kepedulian yang diusung oleh berbagai komunitas di Aceh.

“Ini menjadi awal baik bagi Aceh, karena ide-ide dari anak-anak muda ini juga mempunyai semangat yang sama dengan Pemerintah Aceh dalam menyambut peringatan 10 tahun tsunami,” kata Reza.

Aulia Fitri dari komunitas @iloveaceh yang dihubungi Serambi, Minggu (14/12) mengatakan, semangat awal kampanye care day tersebut dimaksudkan untuk skala lokal, tapi nyatanya dukungan mengalir dari berbagai penjuru dunia, baik dari kalangan aktivis kemanusiaan maupun relawan.

Menurut Aulia Fitri selaku penanggungjawab care day dari @iloveaceh, pada 21 Desember 2014, mereka akan menggelar kegiatan di beberapa titik di Kota Banda Aceh, di antaranya Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami dan Monumen Aceh Thanks to the World di Blangpadang. (ps)