7 Model Pengobatan Gangguan Jiwa Zaman Dulu, Ternyata Bikin Merinding dan Sadis

Ilustrasi salah satu metode penyembuhan gangguan jiwa zaman dulu yang sadis dan menyakitkan
Ilustrasi salah satu metode penyembuhan gangguan jiwa zaman dulu yang sadis dan menyakitkan

POJOKSATU.id – Salah satu pemicu gangguan jiwa adalah depresi yang dialami seseorang. Karena ini, dibutuhkan penanganan khusus.


Jika depresi itu tidak segera dan secepatnya ditangani, ada kemungkinan mengarah pada gangguan kejiwaan.

Untuk menyembuhkan gangguan jiwa, di zaman modern ini, konseling memiliki peran penting selain mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

Akan tetapi, metode penyembuhan pasien gangguan jiwa yang dipkai saat ini, jauh berbeda dengan yang terjadi pada zaman dulu.


Malah, metode penyembuhan pasien sakit jiwa zaman dulu bisa dibilang cukup ‘sadis’ hingga membikin merinding.

BACA: Tiga Cara Mengembalikan Akun Facebook yang Kena Bajak Orang Tak Dikenal atau Hacker

Bukan hanya sadis, metode yang digunakan juga dipastikkan penuh dengan rasa sakit.

Berikut 7 metode pengobatan ganguan jiwa zaman dulu dilansir dari History:

 

1. Lobotomi

Labotomi merupakan tindakan medis dengan memasukkan alat ke dalam rongga mata untuk memotong saraf bagian depan otak.

Pencetus lobotomi adalah Edgar Monis.

Ia berkesimpulan bahwa masalah kejiwaan disebabkan oleh kerusakan bagian otak, yaitu lobus frontal.

Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk menyembuhkan orang gila dengan menghancurkan bagian tersebut.

 

2. Menghilangkan rahim

Aum Hipokrat percaya bahwa kelainan mental wanita disebabkan oleh rahim yang bergeser.

Maka sSatu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan memperbaiki posisi rahim.

BACA: 9 Drakor Terbaru Januari 2023 Lengkap Sinopsis Jadwal Tayang dan Aktor, Pilih Baper atau Dag Dig Dug

Pada abad-20, praktik gila ini mulai dilakukan dan yang terjadi adalah para wanita tidak bisa hamil.

 

3. Hidroterapi

Hidroterapi merupakan terapi yang diberikan kepada pasien gangguan jiwa dengan cara pasien disemprot air bertekanan tinggi.

Biasanya, pasien gangguan jiwa akan diikat dalam kondisi berdiri di bak mandi.

Saat itulah, kemudian pasien disemprot air.

 

4. Dibuat koma

Koma adalah kondisi yang cukup menakutkan di dunia medis.

Namun, Manfred Sekel mempercayai metode koma ini bisa mengobati pasien gangguan jiwa,

BACA: Ternyata Ini Alasan Gaya Rambut Warga Korea Utara Semua Sama, Ini Urusan Nyawa Soalnya

Caranya, dengan menyuntikkan insulin dalam jumlah besar ke dalam tubuh pasien hingga mengalami koma.

 

5. Electroshock

Elektroshock pertama kali digunakan oleh dokter Italia setahun sebelum Perang Dunia I.

Metode ini dilakukan dengan cara mengalirkan listrik bertegangan 400 volt lewat otak. Metode ini dapat menyebabkan kerusakan otak dan amnesia.

 

6. Trepanasi

Trepanasi adalah satu metode pengobatan sakit jiwa tertua, bahkan telah digunakan oleh manusia pada zaman purba.

Trepanasi dilakukan dengan cara membedah dan melubangi tengkorak pasien.

BACA: Cara Intip Chat WA Pacar dengan WhatsWeb Clone App

Tujuannya, untuk mengetahui kesalahan pada otak penderita yang mengalami sakit jiwa.

Pengobatan ini cukup populer pada abad ke-17.

 

7. Menghilangkan organ tubuh

Dr. Henry Cotton memberikan analisa bahwa gangguan jiwa disebabkan oleh infeksi.

Alhasil, satu-satunya penanganan adalah menghilangkan organ tubuh yang terinfeksi.

Praktik Dr. Henry dimulai sejak awal abad ke-20.

BACA: Gara-gara Ukuran Payudara Jumbo, Model Cantik Ini Diusir Dari Kursi Penumpang dan Duduk di Dapur Pesawat

Awalnya, dia mengambil gigi pasien satu per satu. Jika penderita gangguan jiwa belum sembuh, maka dia akan mengambil organ lainnya.

Nah, cukup mengerikan juga bukan cara pengobatan pasien gangguan jiwa zaman dulu.

Untuk konten menarik lainnya dari PojokSatu.id bisa dibaca di Google News KLIK DI SINI.

Itulah informasi 7 model pengobatan pasien gangguan jiwa zaman dulu yang bikin merinding dan sadis. (*/pojoksatu)