Apa Benar Gempa Dahsyat Akan Ditandai dengan 3 Hal Aneh Ini? Innalillahi!

Gempa-Bumi
Gempa Bumi

TIPSTREN.com – Bencana alam yang sering terjadi di Indonesia salah satunya yakni gempa bumi, meski sering terjadi gempa bumi tapi hingga kini masih belum ada cara ilmiah yang teruji kapan pastinya bumi berguncang.


Sebab gempa bumi tidak selalu datang dengan cara yang konsisten

Namun, banyak orang meyakini, alam dapat memberikan pertanda sebelum kejadian bencana alam terjadi. Sejak dulu, ada sejumlah hal aneh yang diyakini sebagai pertanda datangnya gempa. Innalillahi!

1. Cahaya Gempa


Pertanda gempa bumi yang pertama mungkin bisa berupa cahaya.

Kilatan cahaya misterius terlihat sesaat sebelum gempa besar mengguncang China dan Italia. Orang sering menyebutnya sebagai ‘cahaya gempa’ pertanda terjadinya lindu (gempa bumi) dahsyat.

Cahaya gempa bumi teramati seperti api pendek berwarna biru yang muncul dari dalam tanah, seperti obor cahaya yang mengambang ke udara.

Belakangan ini para ilmuwan Amerika Serikat menemukan petunjuk bahwa cahaya itu dapat dipicu oleh pergeseran lapisan tanah yang menghasilkan muatan listrik yang besar.

Menggunakan wadah besar berisi tepung, para ilmuwan menemukan sebuah fenomena fisika baru. Temuan tersebut dijelaskan secara detil dalam pertemuan American Physical Society di Denver.

Para ilmuwan mengulangi eksperimen yang sama menggunakan bahan yang terdiri dari butiran kecil lainnya. Menghasilkan fenomena tegangan yang sama.

Jika hal seperti itu terjadi di patahan geologi, retakan pada bulir tanah akibat guncangan bisa saja menghasilkan jutaan volt muatan elektrostatik.

Itulah yang kemudian menghasilkan kilatan cahaya di udara yang mungkin bisa menjadi ‘sistem peringatan dini’ alami gempa bumi yang akan terjadi.

2. Binatang yang Gelisah

Lembah Kangra (Kangra Valley) yang biasanya tenang dalam keanggunan alamnya, berguncang hebat 4 April 1905 pukul 06.19 waktu setempat.

Lempeng India bertubrukan dengan Eurasia, memicu gempa dengan kekuatan Magnitudo 7,8 di barat laut pegunungan Himalaya itu.

Guncangan ‘hanya’ berlangsung 2 menit, namun dampaknya luar biasa. Bangunan hancur, dinding-dinding rumah retak. Lebih dari 20.000 orang tewas kala itu.

Malam sebelum gempa bumi mengguncang, kejadian aneh terjadi di kebun binatang di Lahore, sekitar 200 kilometer dari pusat gempa. Hewan di sana mengamuk, berontak, dan mengeluarkan suara-suara yang tak biasa.

Menurut catatan pengawas kebun binatang yang berkebangsaan Inggris semua binatang menolak makanan dan minuman yang diberikan.

“Ia terus memikirkan keanehan itu sepanjang malam sampai-sampai tak bisa tidur. Dan pagi harinya, tiba-tiba gempa mengguncang,” situs India Times melaporkan.

Studi akan kemungkinan hewan bisa membaca pertanda gempa sudah lama jadi pembahasan para ilmuwan.

Pada tahun 2004, beberapa jam sebelum gempa dan tsunami di Aceh yang menewaskan lebih dari 200 ribu orang dan terasa oleh sekitar 23 negara, gajah-gajah tunggangan di Thailand bertingkah aneh.

Mereka enggan mematuhi pawang, dan tak sudi menggendong turis. Sementara, hewan di Andaman: ular, kodok, kura-kura, kepiting, dan sejumlah ikan terlihat gelisah dan berenang menuju daratan, sebelum gempa terjadi.

3. Awan Misterius Tsunami

Gempa dahsyat dan tsunami yang menerjang Jepang Jumat, 11 Maret 2011, menjadi inspirasi para ilmuwan untuk menemukan sistem peringatan dini bencana yang lebih akurat.

Salah satu isu besar adalah benarkah langit memberikan pertanda sebelum malapetaka datang?

Seperti dilansir dari laman Daily Mail, para ilmuwan dari University of Illinois menangkap pertanda atmosfer terkait tsunami Jepang berupa pijaran udara (airglow) yang ditangkap sebuah observatorium di Pulau Hawaii.

Gambaran tersebut ditemukan pada ketinggian 250 kilometer di atas permukaan Bumi, sekitar satu jam sebelum gelombang air raksasa menghantam perairan Jepang.

Pijaran udara adalah lapisan kehijauan yang ditemukan saat kombinasi molekul dipisahkan oleh cahaya matahari.

Penemuan, yang dilaporkan dalam jurnal Geophysical Research Letters, juga menegaskan teori yang dikembangkan pada tahun 1970-an.

Studi-studi ini menunjukkan bahwa tsunami bisa diobservasi dari bagian atas atmosfer, namun sampai saat ini baru bisa didemonstrasikan menggunakan sinyal radio.

Gelombang-gelombang tsunami memiliki potensi untuk meregang beberapa kilometer ke langit dan menyebabkan perubahan yang dapat dicitrakan karena penurunan densitas udara.

————

Belanja frozen food terbaik dan murah hanya ada di BozzFoods. Klik www.bozzfoods.com

Buka situs blokir tanpa VPN? Cari aplikasi Kojop di Playstore sekarang!!

(ayu/tipstren)