Tanpa Wifi, Kafe 80’s Bocor Alus Ajak Pengunjung Bernostalgia ke Zaman Dulu

POJOKJOGJA – Di era modern dan serba digital saat ini, orang-orang semakin bergantung pada gawai bernama handphone. Zaman sekarang siapa sih yang bisa hidup tanpa handphone, jika ada mungkin hanya sebagian kecil.


Ke mana pun jika tanpa handphone rasanya seperti sayur tanpa garam, bukan? Gak usah disangkal, sebab itu pasti adanya. Jangankan bepergian, saat ke toilet pun handphoneku menjadi salah satu barang penting untuk dibawa.

Yaa begitulah, orang-orang menyebutnya manusia zaman now yang tidak bisa hidup tanpa bantuan teknologi. Jika sudah ada handphone, tak lengkap lagi jika tak memiliki kuota data atau jaringan wifi barangkali. Maka jadilah orang-orang semakin bergantung pada internet.


Internet memang bisa membuat kita tahu banyak hal, tapi tanpa kita sadari internet juga mampu membuat kita jauh dari orang-orang di sekitar.

Contoh kecil saja ketika sedang menghabiskan waktu dengan teman-teman atau keluarga, tak jarang kita saling mengabaikan karena terlalu sibuk dengan gedget masing-masing.

Tapi, buat kalian yang memang ingin menikmati quality time bersama teman ataupun keluarga, ada satu nih tempat nongkrong asyik di Yogyakarta yang membuat kamu bisa lupa dengan dunia maya.

Kafe 80’s Bocor Alus, sebuah kafe yang menawarkan konsep era 80-90an. Membuat siapapun berkunjung ke kafe ini benar-benar merasa ada di zaman dulu.

Berawal dari kecintaan akan barang-barang lawas, begitulah Kafe 80’s Bocor Alus kemudian didirikan. Jangan heran jika memasuki kafe ini, kamu akan menemukan beragam barang antik dari tahun 80-90an.

Desain interior hingga alunan musik di Kage 80’s Bocor Alus mampu membawa kamu seperti menjelajahi masa dengan mesin waktu. Kafe ini hadir berawal dari kecintaan sang owner akan barang lawas atau barang antik.

“Di sini ada sekitar 2000 barang lawas, merupakan barang koleksi saya sendiri sejak 20 tahun terakhir,” kata pendiri sekaligus pemiliki Kafe 80’s Bocor Alus, Bayu Jengki.

Dari koleksinya itulah ia melihat ada peluang bisnis yang bisa didapatkan. Batin kemudian menyulap workshop tempat ia menyimpan barang lawasnya menjadi kafe bernuansa era 80-90an.

Namanya juga zaman dulu, di kafe ini jangan coba-coba mencari jaringan internet seperti wifi. Sebab sampai manjat ke genteng pun kamu gak bakalan menemukannya.

“Tujuan orang ngumpul kan buat ngobrol bareng bukan main hp aja,” kata Bayu.

Kafe yang terletak di Jalan Parangtritis Km 5,5 Tarudan Kulon, Bangun Harjo, Sewon, Bantul ini juga menawarkan beragam menu makanan khas tradisional. Lengkap sudah, kamu akan dibuat mengenang masa lalu. Awas jangan sampai baper ya.

Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga Rp25.000 saja. Gak sampai bikin kantong kamu jeblos kok, hehe… Buat kamu yang juga senang mengoleksi barang lawas, di Kafe 80’s Bocor Alus juga memperjualbelikan koleksinya.

“Jadi yang kami pajang sebagai interior itu diperjualbelikan untuk para pecinta barang lawas dan semua pengunjung yang berminat,” ungkap Bayu.

(dien)