Sensasi Kuliner Malam di Yogyakarta, Ini Tempatnya

badai matahari
ilustrasi

POJOKJOGJA – Jangan pernah takut kelaparan di Yogyakarta. Jika berlibur ke Yogyakarta kamu tidak hanya disuguhkan dengan kuliner yang banyak dijajakan pada siang hari.


Pada malam hari pun Yogyakarta masih menyuguhkan banyak sajian kuliner yang dijamin tidak akan mengecewakan Anda. Di Kota Wisata ini ada beberapa lokasi yang pas untuk Anda berwisata kuliner di malam hari. Di mana saja sih lokasinya? Yuk, tengok artikel berikut.

1. Gudeg Pawon

Jika lapar berat melanda di tengah malam, Gudeg Pawon bisa jadi solusi yang tepat. Kedai gudeg legendaris ini berada di Jalan Janturan 36 – 38, Warungboto. Buka mulai pukul 11 malam hingga 1 pagi. Gudeg Pawon artinya gudeg dapur, di tempat ini kamu harus siap mengantre di dapur untuk menikmati kelezatan gudegnya.


Gudeg yang disajikan di Gudeg Pawon merupakan gudeg basah lengkap dengan sambal krecek yang pedas, juga daging ayam kampung. Sensasi gudeg yang manis dengan areh yang gurih dan ayamnya yang empuk menciptakan perpaduan rasa yang nikmat.

2. Oseng Mercon bu Narti

Suka makanan pedas? Nah, ini bisa jadi jawabannya. Oseng Mercon Bu Narti. Sensai pedasnya bikin ketagihan. Oseng Mercon terdiri dari kikil, gajih, kulit, dan tulang muda yang dioseng-oseng dengan cabai, minyak, dan bumbu lainnya. Hadirnya nasi putih hangat bisa menambah kenikmatan Oseng Mercon. Kira-kira kamu sanggup nggak menghadapi pedasnya masakan ini?

Kalau sedang tidak ingun makan pedas, Oseng Mercon Bu Narti juga menyediakan menu lain, seperti ayam, lele, burung puyuh, dan lain-lain. Harganya cukup terjangkau yaitu Rp15 ribu per porsi. Oseng Mercon Bu Narti buka hingga tengah malam, bahkan biasanya buka hingga pukul 2 pagi. Penasaran, langsung saja mampir ke jalan KH ahmad Dahlan, Gang Purwodiningratan.

3. Soto Sampah

Eits jangan kaget dulu, mendengar namanya mungkin membuat Anda terasa geli. Soto Sampah. Hmm.. Disebut Soto Sampah karena tampilan kecambah pada soto ini terlihat berantakan seperti sampah. Lauknya pun dicampur-campur. Meskipun sebutannya menjijikan, tapi rasanya tidak diragukan lagi. Berbeda dari soto kebanyakan yang menggunakan daging sapi.

Soto Sampah menggunakan lemak dan gajih sapi. Untuk teman makan soto, ada banyak lauk pauk dan gorengan yang bisa kamu icip. Kedai Soto Sampah buka dari pukul 4 sore hingga 2 pagi. Soto Sampah berlokasi di jalan Kranggan, depan SPBU Kranggan.

4. Angkringan Lik Man

Bagi kamu yang mau nongkrong di angkringan, salah satu pilihan yang pas bisa jadi Angkringan Lik Man yang legendaris. Lik Man si pemilik memiliki nama asli Siswo Raharjo, putra dari Mbah Pairo, pedagang angkringan pertama di Yogyakarta yang sudah berjualan sejak tahun 50-an. Sejak itu, angkringan di Yogyakarta pun menjamur.

Kalau kamu suka ngopi, pesan aja Kopi Joss yang disajikan panas dengan diberi arang. Sedangkan, berbagai makanan yang bisa dipesan antara lain Sego Kucing dengan lauk Oseng Tempe, Sambal Teri, aneka gorengan, Sateg Telur, dan lain-lain. Menu-menu di sana cuma dikenakan harga ribuan. Angkringan Lik Man berada di jalan Wongsodirjan. Buka dari pukul 2 siang hingga 2 pagi.

5. Nasi Campur Teri Gejayan Pak Yo

Di Nasi Campur Teri Gejayan Pak Yo, Anda bisa menikmati seporsi nasi campur hangat dengan sambal teri. Nasi tersebut disajikan dengan piring plastik beserta sayur dan lauk pauk. Nasi campur ini pun memiliki banyak julukan di antaranya Nasi Campur Gejayan, Nasi Sambal Teri, Nasi Campur Demangan, Nasi Campur Pak Yo, Nasi Campur Mbah Dul, dan lain-lain.

Nasi Campur Teri Gejayan Pak Yo berlokasi di jalan Affandi, Klitren, Gondokusuma. Buka dari pukul 10 malam hingga 2 pagi. Kisaran harga makanan di sana adalah Rp12 ribu – 25 ribu

(dien)