Pusat Belanja di Jogjakarta yang Bisa Bikin Lupa Waktu

POJOKJOGJA – Berkunjung ke kota wisata, tentu saja tak lepas dari jajanan oleh-oleh yang harus dibawa pulang. Oleh-oleh memang selalu menjadi hal yang wajib dibawa pulang setlah melakukan perjalanan berwisata.

Di Yogyakarta misalnya, di kota saking banyaknya pilihan oleh-oleh yang bisa dibawa pulang kamu pasti sering bingung ingin berbelanja di mana.

Nah, tak perlu bingun lagi, jogja.pojoksatu.com akan berbagi informasi tentang pusat belanja oleh-oleh di Yogyakarta yang dijamin bisa bikin kamu lupa waktu.

Berikut tujuh tempat belanja oleh-oleh yabg bisa kamu kunjungi di Kota Gudeg ini.


1. Malioboro

Siapa yang gak kenal tempat yang satu inii? Tak sedikit orang yang menjadikannya tempat pertama kali untuk dikunjungi ketika tiba di Jogjakarta. Di sinilah jantung aktivitas kota Jogja berdenyut, di mana masyarakat Jogja berbaur dengan wisatawan.

Dari Stasiun Tugu sampai seberang Pasar Beringharjo, sepanjang jalan ini dipenuhi oleh jejeran toko, pusat perbelanjaan, sampai pedagang yang membuka lapakan di emperan toko

Di tempat ini barang yang dijajakan sangat beragam, mulai dari batik, kaos, aksesoris, sampai tukang tato temporer. Menyusuri emperan toko di Malioboro untuk mencari oleh-oleh atau sekadar cuci mata akan menjadi pengalaman yang menyenangkan buatmu. Jangan lupa siap-siapkan isi kantong ya…

2. Pasar Beringharjo

Setelah puas menyusuri seluruh kawasan Malioboro, destinasi selanjutnya adalah Pasar Beringharjo. Masih terletak di area yang sama dengan Malioboro. Pasar tradisional ini usianya hampir sama dengan Kraton Yogyakarta yang berdiri sejak 1758. Selama berabad-abad, kawasan ini mejadi pusat ekonomi kota Jogja sampai menjadi pasar yang kamu kenal sekarang ini.

Di pasar ini, kayaknya hampir semuanya ada deh. Mulai dari aneka macam kain dan busana batik, jajanan pasar, bahan makanan, jamu-jamuan, gadget, sampai barang-barang antik dan pakaian dalam. Apalagi, semua ini masih bisa kamu tawar dengan harga lebih rendah, lho. Bahkan kamu bisa mendapatkan kemeja jadi berjahitan rapi dengan harga Rp. 60.000 saja!

3. Pusat Kerajinan Kulit Manding

Jika kamu pecinta fashion berbahan kulit. Tempat ini bisa jadi destinasi utama. Desa wisata kerajinan kulit Manding, letaknya di Jalan Parangtritis KM 11, Bantul. Di sini, kamu bisa menemukan beragam produk fashion yang terbuat dari kulit, seperti tas, sepatu, dompet, jaket, ikat pinggang, sampai pernak-pernik seperti gantungan kunci dan pigura.

Harga produk-produk fashion Manding tentu tak semahal di mal. Produknya dibanderol antara Rp 70.000 – Rp 1.000.000. Tapi jangan khawatir, kamu masih bisa melakukan proses tawar menawar kok. Tidak heran jika tempat ini menjadi tujuan pemburu produk kulit, karena selain lebih murah, mutunya juga tak kalah dari yang brand-brand bermerk. Selain wisata belanja, kamu juga bisa mengintip proses pengolahan dan pembuatan produk berbahan kulit yang dilakukan oleh pengrajin.

4. Pusat Kerajinan Gerabah Kasongan

Kawasan Kasongan sangat terkenal di kalangan wisatawan sebagai sentra kerajinan gerabah atau keramik. Jadi, sayang sekali jika ke Jogja tapi tidak mengunjungi galeri seni gerabah yang berderet di tempat ini. Siapa tahu, kamu menemukan guci atau patung yang pas buat mendekor rumah atau kamarmu, atau souvenir buat oleh-oleh.

Sentra kerajinan gerabah yang terletak di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul ini membuat dan menjual benda-benda dari gerabah atau tanah liat seperti pot dan guci aneka motif, patung, hiasan dinding, peralatan dapur, furnitur, serta berbagai produk kerajinan lainnya. Penasaran dengan cara pembuatannya? Kamu bisa melihatnya langsung kok!

5. Pusat Kerajinan Batik Kayu Krebet

Jangan kira batik hanya ada untuk kain saja. Di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, warganya tidak menggunakan media kain untuk membatik, melainkan memakai kayu. Tapi, justru di situ daya tariknya, batik yang digambar di atas kayu oleh pengrajin menghasilkan beragam produk yang unik.

Barang-barang yang dihasilkan sentra kerajinan beraneka ragam. Ada topeng, wayang dan patung kayu, gantungan kunci, cermin, kotak perhiasan, dan masih banyak lagi. Sangat buat kamu yang mungkin mencari souvenir untuk oleh-oleh atau pernikahan. Proses pembuatannya juga bisa kamu lihat sendiri, gak jauh beda dengan pembuatan batik kain. Oh iya, pernak-pernik hasil kerajinan batik kayu ini juga sudah merambah pasar mancanegara lho.

6. Pusat Pembuatan Perak Kotagede

Kalau kamu mencari pusatnya kerajinan perak di Jogjakarta, ya Kotagede tempatnya. Di kawasan yang terletak tenggara kota Jogjakarta ini, berderet sejumlah toko yang menjual hasil kerajinan dari perak. Produk yang dihasilkan umumnya berupa aksesoris seperti cincin, gelang, kalung, sampai souvenir berbentuk binatang, candi, atau wayang.

Harga yang ditawarkan di sini tergolong murah. Kamu juga bisa menyaksikan para pengrajin perak bekerja di bengkel mereka sekaligus menngamati proses pembuatan kerajinan perak dari awal sampai finishing.

7. Shopping Center Taman Pintar

Meski namanya shopping, jangan mengira tempat ini seperti supermarket atau semacamnya. Shopping Center adalah pusat penjualan buku yang terletak di samping Taman Pintar Yogyakarta. Tempat ini masih terkenal dengan sebutan Shopping, meski namanya telah berganti menjadi Komplek Buku Taman Pintar.

Tempat ini menjual sejumlah buku dengan berbagai judul dan genre. Buku-buku fiksi, pelajaran, agama, politik, serta sosial dijual dengan harga lebih murah dibanding di toko buku. Kamu juga bisa menemukan buku-buku bekas dan langka di sini.

(dien)