10 Wisata Malam Jogja yang Selalu Ramai Dikunjungi

POJOKJOGJA – Yogyakarta sudah terkenal sebagai wisata budaya bahkan sejak zaman dahulu. Ada banyak wisata menarik, yang membuat Jogja berkesan bagi wisatawan. Ada banyak wisata baru yang bisa kamu datangi baik siang maupun malam hari.

Nah, bagi kamu yang lebih tertarik dengan wisata malam, berikut 10 wisata malam Jogja yang bisa kamu datangi.

Malioboro


Malioboro menjadi khas dan ikon wisata di Jogja. Malioboro di malam hari juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Buktinya, setiap malam, Malioboro selalu ramai dikunjungi orang.

Di malam hari, kamu bisa berjalan di sepanjang kawasan sambil berbelanja atau menikmati wisata kuliner. Selain itu, ada banyak musisi jalanan yang kreatif yang menyuguhkan nyanyian dan tarian.

Bukit Bintang

Bukit ini bisa digunakan untuk melihat keindahan kota Jogja di malam hari. Drai ketinggian kamu akan melihat lampu-lampu kota seperti hamparan kebun mutiara yang berkilau. Lokasi bukit ini di Gunung Kidul. Kamu juga bisa berburu kuliner Jogja di sana karena ada banyak warung dan restoran di kawasan tersebut.

Alun-alun Kidul

Salah satu spot wisata yang banyak dikunjungi orang-orang saat malam hari di Jogja ialah alun-alun kidul. Kamu bisa menyewa sepeda hias dan berkeliling. Kamu cukup mengeluarkan uang Rp 15 ribu saja dan berkeliling dengan sepeda hias. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati kuliner yang dijajahkan di alun-alun kidul.

Taman Pelangi Monjali

Monjali berada di ring Road utara Jogja. Monjali memiliki sebuah taman yang dinamakan Taman Pelangi. Tiket masuknya Rp 20.000. Menariknya, taman ini begitu menawan di malam hari. Ada banyak lampion beranekaragam bentuk yang memancarkan cahaya warna warni.

Hutan Pinus Pengger

Salah satu hutan pinus yang bagus dikunjungi saat malam hari adalah hutan pinus Pengger. Hutan pinus ini berada di ketinggian Jogja. Banyak wisatawan yang datang ke sana di malam hari untuk berburu foto Jogja malam hari dari ketinggian.

Menariknya, di hutan pinus ini ada spot foto yang sangat alami. Bentuknya seperti sarang burung dan rumah indian yang terbuat dari rotan. Kamu bisa berfoto di spot tersebut dengan latar belakang pemandangan kota Jogja di malam hari.

Angkringan

Salah satu wisata tempat favorit anak muda di malam hari ialah angkringan. Bercengkrama dengan teman-teman sembari menikmati kuliner khas angkringan. Salah satu angkringan yang terkenal ialah Angkringan Lik Man yang terletak di sebelah utatra stasiun Tugu. Konon, suasana angkringan di sana, menginspirasi banyak musisi untuk menciptakan lagu Yogyakarta.

Plekung Gading

Plengkung Gading merupakan bagian dari tembok pertahanan Keraton Yogyakarta yang posisinya ada di sisi selatan, dekat dengan alun-alun kidul. Tembok ini juga disebut Plengkung Nirbaya.

Nirbaya sendiri berasal dari dua kata. Nir berarti tanpa. Baya berarti bahaya. Tembok ini memiliki filosofi tanpa bahaya. Kamu bisa berjalanke atas plengkung. Di atas plengkung terdapat ruang yang lapang untuk duduk sambil mengobrol dengan teman-teman.

Benteng Vredeburg

Bangunan kolonial belanda ini juga banyak dikunjungi wisatawan di Malam hari. Lokasinya tidak jauh dari Titik Nol Kilometer Jogja dan kawasan Malioboro.

Di malam hari, benteng ini masih dibuka untuk umum. Suasana benteng di malam hari juga sangat berbeda. Perpaduan antara bangunan tua dengan lampu-lampu kota khas Jogja memberikan suasana dan pengalaman yang baru.

Pasar Seni Gabusan

Di Jogja ada pasar seni yang bernama Pasar Seni Gabusan (PSG). Lokasinya di Jalan Parangtritis, Bantul, Jogjakarta. Pasar seni ini menyediakan banyak kerajinan seni atau barang-barang yang antik. Kamu bisa jalan-jalan kesana sekadar melihat-lihat atau berbelanja barang antik khas Jogja. PSG ini sering dijadikan lokasi untuk menggelar acara Bantul Expo yang juga ramai dikunjungi pengunjung dan wisatawan saat malam hari di Jogja.

Sindu Kusuma Edupark

Di Sindu Kusuma Edupark, kamu bisa naik bianglala sembari menikmati Jogja di malam hari. Di SKE ada bianglala yang tingginya mencapai 48 meter. SKE ini merupakan objek wisata malam hari di Jogja yang masih baru.

(ika)