POJOKSATU.id, KARAWANG – Suasana reses Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, di Desa Purwasari, Kamis (12/2/2026) malam, diwarnai cerita memprihatinkan. Madrasah Darus Salam di Kampung Warung Kebon dilaporkan dalam kondisi membahayakan jemaah.

Madrasah yang berdiri sejak 1982 itu kini terancam korsleting listrik. Saat hujan turun, air merembes ke instalasi kabel yang bersentuhan dengan rangka besi bangunan.

Pengelola Madrasah Darus Salam, Abah Aceng Abdul Kohar, menceritakan momen mencekam yang dialami warga ketika mengaji.

“Waktu hujan, tembok dan besi sempat nyetrum. Alhamdulillah tidak ada korban, tapi ibu-ibu dan anak-anak sekarang takut mengaji kalau cuaca buruk,” ujar Abah Aceng.

Ia menjelaskan, warga sebenarnya sudah berupaya membangun lantai dua secara swadaya hingga tahap pengecoran. Namun, pembangunan terhenti karena keterbatasan biaya.

Tak hanya soal bangunan, Abah Aceng juga berharap perhatian pemerintah untuk lima guru ngaji yang selama ini mengabdi dengan fasilitas minim.

Baca Juga: Tak Digaji Dua Tahun, Guru DTA Puri Kosambi Dapat Perhatian Ketua DPRD Karawang

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Karawang yang akrab disapa Kang HES menegaskan keselamatan jemaah menjadi prioritas.

“Kita tidak boleh membiarkan warga beribadah dalam rasa takut. Bangunan ini harus dituntaskan supaya tidak ada lagi korsleting atau kebocoran saat hujan,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Sebagai langkah konkret, Kang HES meminta pihak madrasah segera mengajukan proposal resmi. Perbaikan akan dikawal melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD agar bisa direalisasikan pada anggaran 2027.

“Insyaallah kita perjuangkan agar Madrasah Darus Salam selesai dan aman. Tempat ibadah harus layak, nyaman, dan melindungi masyarakat,” pungkasnya. ***