POJOKSATU.id, KARAWANG – Momen Hari Raya Idul Adha tahun ini menjadi pengalaman istimewa bagi warga Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Pemerintah Pusat melalui Program Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI menyalurkan satu ekor sapi kurban jumbo berbobot 800 kilogram untuk masyarakat setempat.
Sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut diterima melalui tokoh masyarakat Plawad, Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., sebelum akhirnya disembelih dan didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Kehadiran sapi kurban berbobot hampir satu ton itu langsung menarik perhatian masyarakat sekitar. Warga tampak antusias menyaksikan proses penyerahan hingga penyembelihan hewan kurban yang disebut menjadi salah satu bantuan terbesar yang pernah diterima lingkungan tersebut.
Namun di balik proses penyaluran bantuan itu, tersimpan cerita menarik yang sempat membuat pihak penerima dilanda rasa khawatir. Hendra Wijaya mengaku awalnya sempat mengira informasi bantuan dari Sekretariat Negara merupakan modus penipuan.
Pasalnya, belakangan marak aksi penipuan berkedok bantuan pemerintah yang dilakukan melalui sambungan telepon.
“Kami sempat was-was dan mengabaikan telepon pertama dari Pak Adul Rusmawan dari Setneg. Baru setelah ada komunikasi lanjutan dari Asosiasi Peternak Pedaging Sapi Indonesia dan pengecekan nomor kontak, kami yakin program ini betul adanya. Alhamdulillah, sapinya langsung tiba di alamat kami,” ujar Hendra Wijaya.
Baca Juga: Sempat Dikira Hoaks, Tokoh Plawad Karawang Merinding Terima Sapi Kurban 800 Kg dari Presiden Prabowo
Setelah memastikan informasi tersebut valid, panitia bersama warga langsung melakukan persiapan penyembelihan hewan kurban.
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto itu pun disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat Plawad. Warga menilai perhatian dari pemerintah pusat menjadi simbol kedekatan pemimpin negara dengan masyarakat di daerah.
Tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial, penyaluran hewan kurban tersebut juga dinilai membawa semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, panitia kurban turut mengundang Ketua DPRD Kabupaten Karawang untuk memimpin langsung prosesi penyembelihan sapi kurban jumbo tersebut.
Langkah itu dilakukan sebagai bentuk sinergi antara unsur pimpinan daerah dengan masyarakat dalam momentum keagamaan yang penuh makna.
Suasana penyembelihan berlangsung khidmat dan dipadati warga yang ingin menyaksikan secara langsung proses pemotongan sapi bantuan Presiden tersebut.
Baca Juga: PSI Karawang Kurban Sapi dan Domba, Ini Pesan Ketua DPD
Panitia kemudian bergerak cepat melakukan proses pengemasan daging kurban agar segera dapat dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Hendra Wijaya memastikan distribusi daging kurban dilakukan secara terkoordinasi bersama pengurus RT dan RW setempat agar pembagiannya tepat sasaran.
Menurutnya, kelompok masyarakat yang diprioritaskan menerima daging kurban adalah kaum lanjut usia dan keluarga kurang mampu yang berada di lingkungan RW 01 Kelurahan Plawad.
“Kami sudah berkumpul bersama keluarga, warga, serta Ketua RT dan RW. Porsi daging ini secara khusus kami prioritaskan untuk kaum jompo dan keluarga yang tidak mampu di lingkungan RW 01. Selebihnya akan kami bagi rata kepada masyarakat sekitar agar semua bisa merasakan berkah daging kurban ini,” pungkasnya.
Program bantuan kemasyarakatan Presiden RI sendiri rutin dilakukan setiap momentum Idul Adha dengan menyalurkan hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia.
Selain membantu masyarakat, program tersebut juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pemerataan bantuan sosial dan penguatan nilai kebersamaan antarwarga.
Bagi warga Plawad Karawang, bantuan sapi kurban jumbo dari Presiden Prabowo Subianto tahun ini menjadi momen yang tidak mudah dilupakan. Selain menghadirkan kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha, bantuan tersebut juga mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat. ***




